Pelayanan Kerap Dikeluhkan, Akbar Endra Minta Staf RSUD Salewangang Ramah ke Pasien
Anggota Komisi III DPRD Maros, Akbar Endra menilai pelayanan RSUD Salewangang semakin buru
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Anggota Komisi III DPRD Maros, Akbar Endra menilai pelayanan RSUD Salewangang semakin buruk. Hampir setiap pekan ada keluarga pasien yang mengeluhkan pelayanan rumah sakit, Senin (26/2/2018).
Dalam dua pekan terakhir, sejumlah keluarga pasien yang mengeluh. Dua diantaranya, keluarga pasien rujukan dari Puskesmas Bantimurung, Dg Kanang (53), Isak.
Saat itu, Dg Kanang yang dalam kondsi darurat, justru ditangani oleh sekuriti saat sudah turun dari ambulans. Kasus kedua, dialami langsung oleh Anggota Komisi III DPRD Maros lainnya, Fitriani.
Pada Jumat malam pekan lalu, pukul 23.00 wita, Fitriani mengantar keluarganya, Sangkala dari Simbang ke RSUD Salewangang.
Saat tiba, pasien justru tidak ditangani dengan cepat. Tim medis sibuk mengurus administarasi dan meminta uang jaminan. Padahal saat itu, keluarga Sangkala tidak bawa uang karena panik dan lupa.
"Kalau dikalkulasi, sudah ada ribuan keluhan soal pelayanan di RSUD Salewangan, Maros. Satu hal yang paling menonjol, kurangnya keramahtamahan tenaga dokter dan paramedis, terutama di IGD," kata Akbar.
Keluhan warga tersebut, sudah beberapa kali disampaikan ke manajemen. Tim medis harus menerapakan keramahan kepada pasien. Namun penyampaian yang dilakukan oleh Komisi III DPRD itu, tidak pernah terealisasi.
Akbar Endra juga sudah menyampaikan, supaya rumah sakit tidak membeda-bedakan pelayanannya kepada pasien umum, VIP dan KIS. Semua wajib dilayani dengan ramah.
"Keluh- kesah ini, sudah berkali-kali kami sampaikan ke Direktur RSUD, supaya selalu diterapkan keramahan kepada pasien. Jangan bedakan kelas pasien, VIP hingga yang bersifat gratis atau subsidi. Semua wajib dilayani dengan ramah," kata Akbar.