Sambangi DPRD Bulukumba, Warga Dusun Tanetang Tuntut Jatah Lahan di Bira Timur

Saat itu, Patabai mengeluarkan kebijakan untuk membagikan 48 hektare tanah di kawasan Bira Timur.

Sambangi DPRD Bulukumba, Warga Dusun Tanetang Tuntut Jatah Lahan di Bira Timur
firki/tribunbulukumba.com
Sejumlah warga Dusun Tanetang, Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengadu ke Komisi A DPRD Bulukumba, Kamis (15/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sejumlah warga Dusun Tanetang, Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengadu ke Komisi A DPRD Bulukumba, Kamis (15/1/2018).

Kedatangan mereka untuk menagih jatah tanah yang dibagikan Pemkab Bulukumba di kawasan Bira Timur.

Informasi yang dihimpun TribunBulukumba.com, pembagian jatah tanah itu dijanjikan sejak tahun 2004, di masa pemerintahan Bupati HA Patabai Pabokori.

Saat itu, Patabai mengeluarkan kebijakan untuk membagikan 48 hektare tanah di kawasan Bira Timur.

Baca: Warga Bontomatene Berunjuk Rasa di Kantor Bupati Bulukumba, Ini Tuntutannya

Dari 48 hektare, 29 hektare dibagikan kepada warga, dan sisanya 19 hektar milik Pemkab. 

Ada Dua kelompok warga yang menerima, yakni kelompok berjumlah 13 orang dan kelompok berjumlah 68 orang.

"Kelompok 68 semuanya sudah mendapat jatah tanah. Sementara kelompok 13, baru tujuh orang yang mendapat jatah. Sisanya, enam orang belum dapat jatah," kata anggota Komisi A DPRD Bulukumba, Syamsir Paro, Kamis (15/2/2018).

Baca: Aksi Kriminal di Bulukumba Marak, Kapolres Malah Bilang Begini

"Keenam orang inilah yang mengadu ke DPRD, mempertanyakan jatah tanahnya," ucapnya menambahkan.

Menurut Syamsir Paro, sebelumnya warga tersebut telah mengadu ke Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, namun juga belum mendapatkan hasil.

"Untuk ke depannya, kami akan membuat risalah rapat, berdasarkan dokumen yang ada," tutur Syamsir. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help