Diskusi Jelang Pilwali Makassar, Lembaga Hikmah Makassar Bahas Peran Muhammadiyah

Usman mengatakan, Muhammadiyah harus mengambil posisi yang strategis dalam membangun dunia politik.

Diskusi Jelang Pilwali Makassar, Lembaga Hikmah Makassar Bahas Peran Muhammadiyah
HANDOVER
Diskusi Jelang Pilwali Makassar, Lembaga Hikmah Makassar Bahas Peran Muhammadiyah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah Makassar, Dr Usman Lonta menghadiri diskusi terbatas di Warkop Tirai Bambu, Makassar, Sulsel, Kamis (15/2/2018).

Hadir dalam diskusi ini Dosen Unismuh Makassar Arqam Azikin MSi dan Husni Yunus MPd.

Usman mengatakan, Muhammadiyah harus mengambil posisi yang strategis dalam membangun dunia politik.

Terutama, dalam menghadapi pilkada pileg dan pilpres.

"Hal tersebut dimungkinkan karena Muhammadiyah sebagai ormas Islam sangat aktif dalam seluruh aspek kehidupan baik bidang pendidikan kesehatan dakwah dan ekonomi sosial,

Selain itu, juga memiliki struktur organisasi yang sangat profesional dan modern mulai dr tngkat pusat provinsi kabupaten kota hingga tingkat desa," katanya.

Sementara itu, Husni mengatakan kekuatan Muhammadiyah terletak pada konsolidasi dan sistem pengkaderan yang tak pernah terhenti.

"Setiap hari mulai pengkaderan terus berjalan mulai pelajar mahasiswa Muhammadiyah dan aisyiyah serta kekuatan ortom," katanya.

Sehingga, Muhammadiyah bisa memberikan kontribusi karena punya banyak amal usaha yg dikelola muhammadiyah baik dalam hal pendidikan kesehatan sosia seperti panti asuhan dan pesantren.

Aram Azikin mengatakan Muhammadiyah tidak lagi menjadi objek karena punya kekuatan anggota dan massa besar di Indonesia.

"Muhammadiyah harus dan saya kira mampu mengisi pemerintahan ini dan mendapatkan posisi yg strategis dalam menentukan dan membangun bangsa ini," katanya. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help