Dirut RS Daya Makassar Diperiksa Polda Sulsel soal Kasus Korupsi Ini

Dr Ardin Sani diperiksa penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulsel, sejak pagi tadi di Polda.

Dirut RS Daya Makassar Diperiksa Polda Sulsel soal Kasus Korupsi Ini
DOK PRIBADI
Direktur RSUD Daya, dr Ardin Sani 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Utama (Dirut) di Rumah Sakit (RS) Daya Makassar, dr Ardin Sani diperiksa penyidik Polda Sulsel, Kamis (15/2/2018) sore.

Dr Ardin Sani diperiksa penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulsel, sejak pagi tadi di Polda.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, Dr. Ardin diperiksa terkait kasus dugaan Tipikor pembangunan gedung di RS Daya.

"Yang bersangkutan diperiksa terkait dengan pekerjaan pembangunan gedung instalasi gizi di rumah sakit daya dan gedung direktur rumah sakit," katanya.

Lanjut Dicky, proyek pengerjaan dalam pembangunan dua pekerjaan proyek itu di RS Daya kota Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya.

"Proyek itu RSUD Makassar sejak tahun 2017. Kepala RS Daya itu baru dimintai keterangannya dulu sebagai saksi dalam pengadaan tersebut," lanjut Dicky.

Dicky menambahkan, terkait kasus itu baru dua orang yang diperiksa sebagai saksi. Seperti Dirut RS Daya, Dr. Ardin Sani dan seorang PPTK, Muhajir.

"Jadi keduanya diperiksa dari pagi tadi, tapi mereka sudah dipulangkan sekitar setelah salat magrib tadi, saksi yang lain akan dipanggil lagi," jelas Dicky. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved