Aktivis Sinjai juga Tolak UU MD3

Koalisi LSM dari Yayasan Peduli Bangsa dan Komite Pemantau Legislatif Sinjai mengkritisi dan menolak Undang-Undang MD 3 yang sudah direvisi.

Aktivis Sinjai juga Tolak UU MD3
HANDOVER
Awaluddin Adil (kanan)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI- Koalisi LSM dari Yayasan Peduli Bangsa dan Komite Pemantau Legislatif Sinjai mengkritisi dan menolak Undang-Undang MD3

Ketua Yayasan Peduli Bangsa, Awaluddin Adil mengatakan bahwa UU tersebut mematikan demokrasi yang ada di Indonesia dan menganggap masyarakat telah dikerdilkan kebebasan berpendapatnya.

"Kami atas nama warga Sinjai menolak dan menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar menolak penerapan UU MD3 itu dan tidak usah memilih pada Pileg nanti," kata Awaluddin, Kamis (15/2/2018).

Mantan pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) Sinjai ini menyampaikan bahwa tidak ada artinya anggota DPRD dan DPR RI lalu tidak mendengarkan keluhan dan kritikan masyarakat.

Dia mengatakan bahwa kedepan anggota DPR dapat berbuat sewenang-wenang seperti melakukan korupsi besar-besaran.

"Sebab jika dikritisi maka akan memenjarakan warga. Makanya warga akan takut mengkritisi oknum anggota dewan yang melakukan hal itu," katanya. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved