SYL: Hadirnya Pegadaian, Simbol Adanya Akselerasi Ekonomi di Sulsel

Kalau mau ekonomi Sulsel tetap terjaga, suasana harus tetap kondusif. Politik jangan mengganggu ekonomi kita

SYL: Hadirnya Pegadaian, Simbol Adanya Akselerasi Ekonomi di Sulsel
MUH ABDIWAN/TRIBUN TIMUR
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberi sambutan pada peresmian Kantor Pegadaian Wilayah VI Jl Pelita Raya Makassar, Rabu (14/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menilai, kemajuan provinsi Sulsel tidak terlepas dari kinerja aparat kepolisian yang mampu menjaga suasana tetap kondusif. Tidak ada daerah yang maju, jika penuh distorsi.

"Kalau mau ekonomi Sulsel tetap terjaga, suasana harus tetap kondusif. Politik jangan mengganggu ekonomi kita," kata SYL di sela sambutannya pada peresmian kantor PT Pegadaian Kanwil VI di Jl Pelita Raya Makassar, Rabu (14/2/2018) 

Menurutnya, hadirnya kantor Pegadaian Wilayah VI ini menjadi simbol adanya akselerasi dan kemajuan yang dicapai makin baik. Ekonomi Sulsel saat ini merupakan yang tertinggi kedua di Indonesia.

Di peringkat pertama ada Maluku Utara, dengan jumlah penduduk hanya sekitar satu juta. Sedangkan di Sulsel, sekitar 10 juta penduduk, dengan perputaran uang hingga Rp 487 triliun.

"Kemajuan ekonomi kita harus mendapat dukungan dari lembaga keuangan. Sentuh UMKM lebih banyak," katanya.

Selaku mantan kepala desa, lurah, dan camat, SYL mengakui pentingnya kehadiran pegadaian di tengah masyarakat, agar terhindar dari jeratan rentenir.

"Saya paling berutang budi pada pegadaian. Saya anak tentara. Kalau ibu saya kesulitan bayar SPP saya, menghadap ke pegadaian. Jadi, dari dulu memang pegadaian mengatasi masalah tanpa masalah," tuturnya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help