Besok, Menkes dan Mentan Bicara Pangan dan Nutrisi di RS Unhas

Menteri Pertanian Amran Sulaiman direncanakan akan berbicara mengenai aspek regulasi pemerintah tentang ketahanan pangan

Besok, Menkes dan Mentan Bicara Pangan dan Nutrisi di RS Unhas
HANDOVER
Kepala Unit Humas dan Protokoler Unhas Ishaq Rahman usai ikut membantu persiapan pembukaan konferensi FRI di Baruga AP Petta Rani, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Rumah Sakit (RS) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka merayakan dies natalisnya uanh ke-8.

Salah satu kegiatannya yaitu seminar nasional dengan tema “Let’s Nutrition Be Your Medicine: Pangan dan Nutrisi Sebagai Dasar Layanan Kesehatan di Rumah Sakit”, di Auditorium Rumah Sakit Unhas, Gedung EF lt. 2, Tamalanrea, Kamis-Jum’at (15-16/2018).

Demikian disampaikan Kepala Unit Humas dan Protokoler Unhas Ishaq Rahman, Rabu (14/2/2018).

Adapun narasumber yang dipastikan hadir dan menjadi pembicara pada seminar tersebut yaitu Menteri Pertanian Dr Amran Sulaiman, Menteri Kesehatan Prof dr Nila Djuwita.

Selain kedua menteri tersebut, hadir pula Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Prof dr Ali Ghufron Mukti dan Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu.

Panitia pelaksana juga mengundang beberapa nara sumber lain, yaitu Kepala Badan Litbang Pertanian, Kepala Badan Litbang Kesehatan, Direktur Gizi Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Deputi Direksi Jaminan Pelayanan Kesehatan Rujukan BPJS, serta para pakar di Bidang Kesehatan Gizi Klinik, Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Farmasi dari Universitas Hasanuddin.

Pada seminar ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman direncanakan akan berbicara mengenai aspek regulasi pemerintah tentang ketahanan pangan dan dampaknya terhadap layanan kesehatan di Rumah Sakit.

Sementara Menteri Kesehatan akan memaparkan topik kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan peranan nutrisi sebagai dasar layanan kesehatan di rumah sakit.

Seminar ini mengangkat tema yang kini sedang menjadi perhatian nasional, sehubungan dengan terjadinya Kejadian Luar Biasa gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua beberapa waktu lalu.

"Rumah Sakit Unhas ingin berkontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat melalui pengayaan pikiran dan gagasan, serta mempertemukan para pengambil kebijakan terkait untuk melihat seberapa jauh rumah sakit (khususnya rumah sakit pendidikan) dapat berperan dalam mengatasi persoalan gizi masyarakat dengan menjadikan pemenuhan nutrisi sebagai basis pengobatan di rumah sakit,"kata Ishaq. (*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved