Timsus Polda Sulsel Tangkap 10 Penjahat, dari Penjual Sayur Hingga Sopir Angkot

Satu diamankan di wilayah Baju Bodoa Kabupaten Maros, satu di Sinjai Timur, dan perbatasan Makassar dan Gowa.

Timsus Polda Sulsel Tangkap 10 Penjahat, dari Penjual Sayur Hingga Sopir Angkot
handover
Barang Bukti. Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel, tangkap 10 penjahat di beberapa lokasi di kota Makassar, Sulsel, Selasa (13/2/2018).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel, tangkap 10 penjahat di beberapa lokasi di kota Makassar, Sulsel, Selasa (13/2/2018).

10 penjahat ini mempunya profesi dan latar belakang pekerjaan yang berbeda-beda, diantaranya penjual sayur, buruh banguanan, hingga sopir petepete.

Kepala Unit (Panit) Timsus Polda Sulsel IPDA Artenius MB. mengatakan, para pelaku kejahatan ini ditangkap karena terlibat pencurian di Kabupaten Bone.

"Ada tujuh pelaku kami amankan di rappocini, tersangka ini ada dari buruh bangunan, penarik bentor, penjual sayur dan supir pete-pete," ujar IPDA Artenius.

Lanjut IPDA Artenius tiga pelaku lainnya, satu diamankan di wilayah Baju Bodoa Kabupaten Maros, satu di Sinjai Timur, dan perbatasan Makassar dan Gowa.

Mereka, Cambang (35) buruh bangunan, Asdar (16) penarik becak motor (bentor), dan Anci (38) penjual sayur. Sedangkan pelaku lainnya adalah supir Petepete.

Pelaku diantaranya, Saharuddin (20), Salihin alias Ardi (34), Kose bin Ibrahim (19), M. Andi (19), Arsyad alias Andika (25), Nawir (32), dan juga Sultan (41).

IPDA Artenius mengaku, para pelaku ditangkap setelah salah satu rekannya di Bone, Samsir ditangkap oleh Resmob Polres Bone. Setelah itu Samsir akui keberadaan rekanannya di Makassar.

"Setelah mereka diamankan dan tim kami mengintrogasi, ternyata mereka ini komplotan yang pernah bobol rumah di wilayah hukum bone," jelas Artenius.

Selain Bone, penjahat yang didominasi oleh supir Pete-pete ini ternyata pernah lakukan pembobolan rumah di daerah, Kabupaten Bulukumba dan Sinjai.

"Modus operandi itu, masuk ke rumah korban dengan cara mencungkil pintu rumah korban. Setwlah berhasil mereka ambil barang berharaga," tambahnya.

Selanjutnya, para penjahat ini dikirim ke Polres Bone untuk diselidiki dan diproses sesuai dan berdasarkan Laporan Polisi (LP) yang ditangani tim penyidik Bone.

Para pelaku ini dikenakan Pasal 363 di KUHPidana, lantaran pernah melakukan penculikan dengan pemberatan (Curat) di pekarangan rumah orang lain. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help