Pemkab Enrekang Dapat Suntikan PAD Rp 37 M dari Pajak Daerah 2017

Dari lima jenis pajak tersebut, penghasilan dari pajak rokok memberi andil terbesar yakni Rp 14 miliar.

Pemkab Enrekang Dapat Suntikan PAD Rp 37 M dari Pajak Daerah 2017
m aziz albar/tribunenrekang.com
Kepala UPT Pendapatan Wilayah Enrekang, Eddy Pappang 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang, Sulawesi Selatan mendapat suntikan dana untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp 37 miliar dari bagi hasil pajak daerah selama 2017.

Hal itu disampaikan oleh Kepala UPT Pendapatan Wilayah Enrekang, Eddy Pappang saat ditemui TribunEnrekang.com, Selasa (13/2/2018).

Menurut Eddy, jumlah penghasilan dari bagi hasil pajak daerah tersebut meningkat dibandingkan 2016 lalu yang hanya mencapai sekitar Rp 32 miliar.

"Jadi tahun 2017 itu, kita beri pemasukan PAD kepada Pemkab Enrekang sebesar Rp 37 miliar dan ini meningkat dari tahun 2016," kata Eddy.

Baca: Desa di Bantaeng Belum Keciprat Dana Bagi Hasil Pajak 2017, Tak Capai Target?

Baca: Bendahara di Luwu Timur Ikut Sosialisasi Perpajakan, Ini Tujuannya

Ia menjelaskan, penghasilan itu diperoleh dari lima jenis pajak, yakni pajak rokok, pajak kendaraan bermotor (PKB), air permukaan, bea balik nama (BBN) dan Bahan bakar kendaraan bermotor (BBKB).

Dari lima jenis pajak tersebut, penghasilan dari pajak rokok memberi andil terbesar yakni Rp 14 miliar.

"Ini membuktikan, warga Enrekang sudah mulai sadar bayar pajaknya. Semoga tahun ini bisa mendapatkan hasil yang lebih besar dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Untuk menggenjot pendapatan dari sektor pajak tahun 2018 ini, lanjutnya, pihaknya akan melakukan sosialisasi sekaligus menagih pajak secara door to door ke masyarakat.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help