Home »

Gowa

Pilgub Sulsel

Pascapenetapan Paslon, Panwaslu Gowa Minta Reklame Politik Diturunkan

Pasca penetapan calon Pilgub 2018, Panwaslu Gowa mulai bekerja sesuai tupoksinya.

Pascapenetapan Paslon, Panwaslu Gowa Minta Reklame Politik Diturunkan
HANDOVER
Jumpa Pers Panwaslu Gowa di Cafe Mario Gowa, Jumat (6/10/2017). Ketua Panwaslu Gowa Suherli didampingi Komisioner Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Yusnaeni 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Pasca penetapan calon Pilgub 2018, Panwaslu Gowa mulai bekerja sesuai tupoksinya.

Salah satunya mengimbau agar menurunkan reklame politik yang menampilkan gambar paslon.

"sesuai dengan PKPU nomor 2 Tahun 2018 Terkait Tahapan masa kampanye adalah 15 Februari - 23 Juni 2018. Jadi semua alat peraga kampanye yang bukan berasal dari KPU harus dibersihkan termasuk alat peraga kampanye berbayar dalam bentuk videotron atau billboard yang menampilkan pasangan calon," ujar Ketua Panwaslu Suherli, Senin (12/2/2018) malam.

Dia menjelaskan jika alat peraga kampanye yang diizinkan hanyalah yang berasal dari KPU setempat.

"Oleh karena itu, pemerintah dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Atap selaku penanggung jawab reklame berbayar milik Pemda harus melakukan penertiban iklan kampanye paslon Gubernur," jelasnya.

Menurut UU Nomor 10 Tahun 2016 terkait pilkada pada pasal 65, ada beberapa bentuk kampanye yang difasilitasi oleh KPU.

Yakni debat publik, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga, iklan di media cetak dan elektronik.

"sedangkan paslon dan parpol dapat mendanai kegiatan kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka/dialog. Selain dari yang bukan berwenang tetapi juga membuat alat peraga kampanye maka itu tidak dibenarkan," jelasnya.

Dilain pihak Pemda dapat memfasilitasi kampanye dalam bentuk penentuan titik dan lokasi kampanye berdasakan koordinasi dengan pihak terkait. (*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help