TribunTimur/

Advetorial

Ini Nasi Goreng Wagyu Pertama di Makassar, Bisa Nambah Sepuasnya. Hanya di Sini Tempatnya

Pelanggan yang datang untuk makan nasi goreng bisa nambah sepuasnya hanya dengan membayar satu porsi loh, jadi tidak perlu takut porsinya kurang.

Ini Nasi Goreng Wagyu Pertama di Makassar, Bisa Nambah Sepuasnya. Hanya di Sini Tempatnya
dok. Reight Place
Nasi Goreng Wagyu di Reight Place (holycow #campmakassar building) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Nasi goreng merupakan makanan yang diolah dengan bahan dasar nasi yang digoreng dan dicampur dengan beragam bumbu untuk memanjakan lidah para penikmatnya.

CNN telah merilis daftar 50 makanan terenak sedunia 2017 lewat 35.000 voting di media sosial facebook baru – baru ini. Hasilnya, nasi goreng  menduduki peringkat kedua setelah rendang.

 Menu nasi goreng ada berbagai macam varian, mulai dari nasi goreng vegetarian, nasi goreng telur, ayam, seafood, daging dan banyak lainnya. Menu nasi goreng bisa di jumpai hampir di semua rumah makan di indonesia, khususnya di kota makassar.

Hanya saja, porsi dari masing – masing nasi goreng yang disajikan di setiap rumah makan berbeda – beda.

Di Reight Place (holycow #campmakassar building) ada yang menarik, pelanggan yang datang untuk makan nasi goreng bisa nambah sepuasnya hanya dengan membayar satu porsi loh, jadi tidak perlu takut porsinya kurang.

Mulai harga Rp 30 ribu, pelanggan bisa nambah sampai berkali – kali dengan pilihan nasi goreng yang beragam. Ada dari Nasi Goreng Ayam, Nasi Goreng Seafood, dan Nasi Goreng Wagyu.

Nagi Goreng Wagyu adalah nasi goreng yang dicampur dengan daging wagyu.

Kelezatan daging wagyu berpadu dengan nikmatnya nasi goreng yang dijamin menambah selera dan selalu pengen nambah.

Ini merupakan nasi goreng wagyu pertama di Kota Makassar loh.

Pelanggan bisa menikmatinya langsung makan di tempat berlaku mulai 12 February 2018 setiap hari mulai pukul 11  siang sampai 4 sore di Reight Place/Holycow #CampMakassar, Jl. Pengayoman Blok A5/9, Makassar. (Adv)

Penulis: Sakinah Sudin
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help