TribunTimur/
Home »

Gowa

Serap Gabah Petani, Bulog Gandeng Kodim Gowa

Program ini terlaksana sesuai arahan Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan sarana Pertanian (PSP) RI.

Serap Gabah Petani, Bulog Gandeng Kodim Gowa
Handover
Kepala Sub Divre Wilayah VII Bulog Makassar Abdul Mukti 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA-  Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre VII Makassar menggandeng Komando Distrik Militer (Kodim) 1409 Gowa untuk pelaksanaan program Serap Gabah Petani (Sergap).

Program ini terlaksana sesuai arahan Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan sarana Pertanian (PSP) RI.

Kepala Sub Divre Wilayah VII Bulog Makassar Abdul Mukti usai Rapat Koordinasi Sergap di Kabupaten Gowa, menjelaskan jika Bulog menjalin kerjasama dengan TNI Kodim Gowa untuk menyerap gabah petani khususnya di Gowa.

"Kita kerjasama sebagai mitra, nanti Kodim Gowa yang akan menyerap gabah petani dan Bulog yang akan membeli," ujarnya Senin (12/2).

Dia menjelaskan mekanisme penyerapan gabah nantinya, pihak Bulog akan memberikan surat perintah kerja (SPK) kepada Kodim Gowa.

"Jadi dengan SPK itu Kodim akan ke BRI sebagai penyuplai dana kemudian membeli gabah petani dan dijual ke Bulog. SPK ini akan ada masanya, perbulan kita beri waktu untuk capai target serap gabah petani," lanjutnya.

Pihak Kodim sendiri dipersilahkan bekerjasama dengan penggilingan atau pengering gabah.

Dangan harga jual sesuai yang dikeluarkan Bulog yakni Rp 5.200 perkilo untuk kering giling gabah dan gabah kering sawah Rp 4.200 perkilo.

"Tapi kita beli ada sampai Rp 8 ribu yang standar medium dan Rp 9 ribu premium," ujarnya lagi.

Pada program sergap tersebut pihaknya menargetkan sekitar 5.000 ton beras bisa diserap oleh Kodim Gowa.

Kepala Staf Kodim 1409 Gowa Mayor Arm Nurdin Rauf yang dimintai komentarnya mengungkapkan jika mereka akan tetap berkoordinasi dengan Bulog untuk kualitas gabahnya.

"Kita kan tidak tahu selama ini teknisnya seperti apa, kalaupun nantinya kita ragu-ragu kita panggilkan orang Perum Bulog untuk melihat seperti apa standar kualitasnya, kalau bagus kita beli," tambahnya.

Adanya program tersebut pihaknya berharap kedepan seluruh petani di Gowa menjadi terbantu dalam menyuplai gabahnya. Selain itu, dengan program ini mampu mengoptimalkan jajaran Perum Bulog dalam penyerapan gabah dan beras.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help