TribunTimur/

Jasa Raharja Santuni Keluarga Korban Lakalantas di Sidrap

Sepeda motor dikemudikan Imaduddin beboncengan dengan saudarahnya Muh Badri menabrak mobil Truck Fuso.

Jasa Raharja Santuni Keluarga Korban Lakalantas di Sidrap
Handover
PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan membayarkan santunan meninggal dunia, kecelakaan maut yang terjadi di Jl Poros Sengkang-Sidrap, Desa Tanete Kecamtan Wattang Sawitto Kabupaten Sidrap, Senin (11/2/2018) dinihari sekitar pukul 00.40 Wita. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan membayarkan santunan meninggal dunia, kecelakaan maut yang terjadi di Jl Poros Sengkang-Sidrap, Desa Tanete Kecamtan Wattang Sawitto Kabupaten Sidrap, Senin (11/2/2018) dinihari sekitar pukul 00.40 Wita.

Sepeda motor dikemudikan Imaduddin beboncengan dengan saudarahnya Muh Badri menabrak mobil Truck Fuso.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor beserta boncengannya meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

PT Jasa Raharja bergerak cepat dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna kepastian Jaminan berdasarkan UU No 34 tahun 1964, dan langsung menghubungi PT Jasa Raharja Samsat Wajo, untuk memberi santunan kepada ahli waris korban yaitu bapak kandung keduanya, Amran yang berdomisili di Desa Lautang Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo.

Dan sesuai informasi yang diperoleh dari tetangga korban, kedua korban adalah tulang punggung keluarga, yang membiayai orang tua dan saudara- saudaranya.

Sebagai penegasan komitmen pelayanan dengan mengedepankan semangat PRIME (Pro Aktif Ramah Ihlas Mudah dan Empati) Jasa Raharja membantu pengurusan dokumen administrasi ahli waris dan membantu membukakan rekening di Bank, sehingga santunan dibayarkan pada hari ini (Senin), sebesar Rp 100 juta untuk dua orang korban.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Selatan, Jahja Joel Lami, dalam releasenya melalui Humas Cabang Muhammad Sabir menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi peraturan lalulintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

"Jangan lupa secara tepat waktu membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalulintas Jalan, Iuran Wajib di Kantor Bersama Samsat. Mengingat ketaatan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalulintas Jalan di samsat sangat membantu dalam pengumpulan dana untuk pembayararan santunan bagi korban kecelakaan lalulintas jalan," ujarnga. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help