Rancang Perda Perlindungan Guru, DPRD Wajo Konsultasi ke KPAI

KPAI meminta supaya judul Ranperda direvisi agar tidak terkesan ada diskriminasi terhadap guru dan siswa.

Rancang Perda Perlindungan Guru, DPRD Wajo Konsultasi ke KPAI
st hamdana/tribunwajo.com
DPRD Kabupaten Wajo berkonsultasi ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan guru. 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - DPRD Kabupaten Wajo berkonsultasi ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan guru.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Hj Husniaty HS mengatakan, rencana tersebut mendapat dukungan dari Komisioner KPAI.

"Mereka sangat mengapresiasi Ranperda tersebut, apalagi Ranperda itu yang pertama di Indonesia. Namun tentunya tak lepas juga dari kritik dan masukan KPAI," jelas Husny, Minggu (11/2/2018).

Dikatakan, salah satu masukan yang disampaikan KPAI oleh Komisionernya Retno Listyarti terkait judul Ranperda.

"KPAI meminta supaya judul Ranperda direvisi agar tidak terkesan ada diskriminasi terhadap guru dan siswa," ujarnya.

Ia pun berharap Ranperda tersebut dapat efektif. "Semoga ranperda ini jika telah ditetapkan jadi Perda dapat efektif," tambahnya.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved