Home »

Sport

» Basket

Percasi Makassar Galakkan Pembinaan Melalui Sekolah Catur

Ketua Percasi kota Makassar, Yasin AR yang ditemui usai pelantikan, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah fokus untuk meningkatkan pembinaan

Percasi Makassar Galakkan Pembinaan Melalui Sekolah Catur
Ilham Mulyawan
Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) kota Makassar melantik pengurus Percasi Kecamatan Rappocini yang diketuai oleh Bachnar B Abdullah , Sabtu (10/2/2018) sekaligus membuka kejuaraan catur di Warkop Rezky. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) kota Makassar melantik pengurus Percasi Kecamatan Rappocini yang diketuai oleh Bachnar B Abdullah , Sabtu (10/2/2018) sekaligus membuka kejuaraan catur di Warkop Rezky.

Ketua Percasi kota Makassar, Yasin AR yang ditemui usai pelantikan, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah fokus untuk meningkatkan pembinaan atlet catur usia muda.

Salah satunya dengan mendirikan sekolah catur yang berlokasi di Hotel Grand Aulia, Jl.Emmy Saelan.

Pendirian sekolah ini bekerjasama dengan sekolah catur Utut Adianto, seorang Grand Master (GM) catur Indonesia yang sudah sering menjadi juara dunia.

"Dengan begini kami harapkan di kota Makassar ini mampu melahirkan pecatur berlevel grandmaster. Saatnya catur bangkit kembali," ujar Yasin AR.

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk lebih mempopulerkan catur ini kepada para siswa.

Dengan begitu ke depan, pecatur asal Makassar bisa bersaing di level nasional dan internasional.

Pada Porda 2018 di Pinrang, Percasi Makassar menargetkan meraih 7 dari 14 medali emas yang tersedia. Ada 16 atlet mereka lolos, sehingga pihaknya yakin target medali emas bakal bisa diraih.

“Atlet-atlet kami saat ini terus latihan bersama. Selain itu kami ikutkan kejuaraan, seperti baru-baru ini di Toraja, dimana mereka berhasil juara disana, “tambah Yasin.

Sementara itu, Bachnar B Abdullah, Ketua Percasi kecamatan Rappocini berharap catur kian disukai leh masyarakat utamanya anak-anak muda.

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help