Perawat RSUD Lakipadada Tana Toraja Mogok, Tuntut Ini

Selain menuntut insentif, Maria dkk juga mempertanyakan keputusan mutasi 11 rekannya ke puskesmas.

Perawat RSUD Lakipadada Tana Toraja Mogok, Tuntut Ini
risna/tribuntoraja.com
Sekda Tana Toraja Samuel Tandi Bura saat menemui para tenaga medis PNS di RSUD Lakipadada Tana Toraja, Makale, Jumat (09/02/2018). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga medis RSUD Lakipadada, Tana Toraja, aksi mogok kerja karena menuntut direktur rumah sakit membayar insentif mereka, Jumat (09/02/2018).

Para perawat dan bidan ini, mengatakan berhak mendapatkan insentif sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Tana Toraja.

"Kami ini kerja juga, kenapa hanya dokter saja yang mendapatkan insentif," ujar Maria, salahsatu perawat.

Aksi membuat pelayanan di klinik rumah sakit mandek.

"Ini rumah sakit, saya dari tadi menunggu di depan klinik ini, tapi tidak ada yang layani, pegawai kalau bermasalah sama pihak rumah sakitnya, jangan cuekin pasiennya," ucap Roni keluarga pasien berobat.

Selain menuntut insentif, Maria dkk juga mempertanyakan keputusan mutasi 11 rekannya ke puskesmas.

Direktur RSUD Lakipadada dr.Syafari Mangopo belum memberikan keterangan, dia langsung menghindar saat melihat wartawan.

"Sebentar yah, saya ingin periksa pasien yang harus ditagani," singkatnya.

Aksi berhenti saat Sekda Tana Toraja Samuel Tandi Bura datang dan menampung tuntutan perawat.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved