Home »

Barru

Warga Batupute Barru Persoalkan Pembagian Rastra

Ia mengatakan, permasalahan tersebut disebabkan karena data penerima Rastra dari Kemensos tidak akurat.

Warga Batupute Barru Persoalkan Pembagian Rastra
akbar hs/tribunbarru.com
Bupati Barru, Suardi Saleh saat meninjau Rastra di Bulog Sub Divre Parepare, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Penyaluran Rastra (Beras Sejahtera) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan dipersoalkan warga.

Permasalahan itu muncul karena data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) dinilai tidak tepat sasaran.

Warga Dusun Batupute, Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Barru, Sahar mengatakan penerima Rastra di dusunnya mengalami penurunan drastis.

Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) yang sebelumnya menerima bantuan Rastra, namun tahun 2018 penerima hanya 16 KK.

"Saya heran dengan pembagian Rastra ini. Apakah ini indikasi kalau masyarakat yang dulunya penerima Rastra di Dusun Batupute sudah sejahtera ataukah datanya yang tidak akurat? Karena jumlah penerimanya menuruun drastis dari tahun kemarin," kata Sahar kepada tribunbarru.com, Kamis (8/2/2018).

Baca: Waduh! Dukung Kandidat Tertentu, Warga Ujunge Wajo Tidak Kebagian Rastra

Baca: Dinsos Toraja Utara Sosialisasi Bansos Rastra

Sahar berharap pemerintah agar turun melihat langsung kondisi masyarakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Batupute Sudarmin saat dikonfirmasi membenarkan adanya masalah penyaluran Rastra di desanya.

Ia mengatakan, permasalahan tersebut disebabkan karena data penerima Rastra dari Kemensos tidak akurat.

"Banyak warga mampu di Desa Batupute yang seharusnya tidak dapat Rastra namun masih terdaftar sebagai KPM," ujar Sudarmin dikonfirmasi via telepon selularnya.

Jadi, kata dia, untuk sementara penyaluran Rastra di desanya ditunda dulu. Rastra di Batupute hingga saat ini masih tertampung di kantor Desa.

"Persoalan ini juga sudah diketahui oleh bupati. Bahkan beliau (bupati Barru) sudah menginstruksikan bahwa sebelum melakukan distribusi, adakan musyawarah dulu supaya tidak gaduh,"jelasnya.(*)

Penulis: Akbar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help