Pilkada Mamasa 2018

Undangan Deklarasi Kotak Kosong Beredar di Mamasa, Begini Penjelasan Ketua Hanura

Deklarasi kotak kosong bertajuk Konsolidasi Demokrasi Rakyat Mamasa itu dilaksanakan tanggal 10 Februari 2018.

Undangan Deklarasi Kotak Kosong Beredar di Mamasa, Begini Penjelasan Ketua Hanura
nurhadi/tribunsulbar.com
Undangan terbuka Deklarasi Kotak Kosong Pilkada Mamasa 2018 beredar di tengah masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMASA -  Undangan terbuka Deklarasi Kotak Kosong Pilkada Mamasa 2018 beredar di tengah masyarakat. 

Deklarasi kotak kosong bertajuk Konsolidasi Demokrasi Rakyat Mamasa itu dilaksanakan tanggal 10 Februari 2018 di Lapangan Sepak Bola Mamasa.

"Ini undangan secara resmi kepada segenap rakyat Mamasa untuk hadir dalam konsolidasi demokrasi," kata Ketua DPC Hanura Mamasa David Bambalayuk dalam rilisnya kepada TribunSulbar.com, Selasa (6/2/2018).

Dia menyebutkan, kegiatan itu  untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat Mamasa yang masih buta dengan istilah kotak kosong.

Baca: Ramlan-Martinus Calon Tunggal di Pilkada Mamasa, Ini Kata Ketua KPU Sulbar

"Kami sekarang sudah satu tekad dan sepakat untuk memenangkan kotak kosong karena kami menilai kepemimpinan Ramlan Badawi selama ini tidak membawa perubahan apa-apa," ujar Ketua Presidium Laskar Kotak Kosong itu.

Dia berharap Deklarasi Kotak Kosong dapat melahirkan caretaker yang akan mengambil alih pemerintahan di Mamasa sampai ada Bupati baru yang terpilih setelah pemilihan lagi.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help