SBY Laporkan Pengacara Novanto ke Bareskrim Soal Kasus E-KTP. Ini yang Dilakukan Sebelumnya

Sejumlah pengurus DPP, anggota fraksi, DPD DKI, DPD Banten dan DPD Jawa Barat rencananya akan mendampingi SBY.

SBY Laporkan Pengacara Novanto ke Bareskrim Soal Kasus E-KTP. Ini yang Dilakukan Sebelumnya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) beserta petinggi kedua partai memberikan keterangan kepada wartawan usai mengadakan pertemuan di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017) malam. Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi serta membahas berbagai permasalahan politik dan kedua partai sepakat bekerja sama tanpa koalisi. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) akan melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, ke Bareskrim Polri pada Selasa (6/2/2018).

Sebelum membuat laporan polisi, SBY rencananya akan memantau korban banjir terlebih dulu di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Sebelum lapor ke Bareskrim kita ke pengungsian dulu," kata Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Pandjaitan di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Selasa.

Sejumlah pengurus DPP, anggota fraksi, DPD DKI, DPD Banten dan DPD Jawa Barat rencananya akan mendampingi SBY.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (6/2/2018). SBY berencana akan melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri.(KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (6/2/2018). SBY berencana akan melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri.(KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI) ()

Baca: Sebut Wanita Haid Dapat Hamil Saat Renang karena Sperma Lewat Pori-pori, Orang Ini Dibully Netizen

Baca: Detik-detik Artis Korea Bae Suzy Pakai Hijab Pemberian Fans Indonesia, Netizen: Ampun Cantiknya

SBY akan memberikan keterangan kepada wartawan terkait laporan tersebut.

Firman Wijaya sebelumnya menyebut bahwa fakta persidangan berupa keterangan saksi telah mengungkap siapa sebenarnya aktor besar di balik proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ( e-KTP).

Baca: Kapolres Maros Janji Transparan Mengenai Kasus yang Ditangani ke Media

Berdasarkan keterangan saksi, menurut Firman, proyek e-KTP dikuasai oleh pemenang pemilu pada 2009, yakni Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help