BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Antara 7,0 persen - 7,40 di 2018

Berdasarkan data BI, tercatat beberapa faktor pendukung menguatnya ekonomi Sulsel.

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Antara 7,0 persen - 7,40 di 2018
MUH ABDIWAN
Suasana penukaran uang di lapangan karebosi Makassar, Jumat (9/6). Mengantisipasi kebutuhan uang kartal yang meningkat di bulan puasa dan Idulfitri, Bank Indonesia bekerjasama dengan perbankan dan instansi terkait menyediakan loket penukaran uang yang buka senin-jumat hingga tanggal 25 juni mendatang. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Bank Indonesia memprediksi laju pertumbuhan ekonomi Sulsel pada 2018 bisa lebih baik dibandingkan tahun ini.

BI memproyeksikan ekonomi Sulsel bertumbuh berkisar 7,0 persen hingga 7,4 persen. Torehan itu tentunya tetap berada di atas angka pertumbuhan nasional.

"Pertumbuhan ekonomi Sulsel pada 2018 diperkirakan lebih tinggi dari 2017 Dengan basis yg baik dari penguatan investasi khusus nya non bangunan dan ekspor di tambah dengan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong infrastruktur, mempermudah izin dan iklim usaha," kata Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulsel Dwityapoetra Soeyasa Besar.

Prediksi melesatnya ekonomi Sulsel ditopang oleh sektor konstruksi dan perdagangan. Ditambah lagi, BI memperkirakan dari sisi permintaan domestik, seperti konsumsi rumah tangga, investasi dan belanja pemerintah bakal tumbuh kuat.

Berdasarkan data BI, tercatat beberapa faktor pendukung menguatnya ekonomi Sulsel. Di antaranya yakni peningkatan UMP dan terus berlangsungnya gaji 13 dan 14 pada 2018 serta sektor pertambangan yang diperkirakan menguat sesuai dengan produksi nikel yang stabil.

Faktor pendukung lain, BI mencatat pelaksanaan pemilu akan mendorong belanja, khususnya barang pendukung pemilu seperti kertas dan barang cetakan. Belum lagi, terdapat beberapa pembangunan infrastruktur berskala nasional di Sulsel yang berlangsung dan akan selesai pada 2018. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved