HUT ke-58, Aktivis Nilai Masih Banyak Masalah yang Harus Diselesaikan Pemkab Bulukumba

Asdar Sakka menyampaikan selamat hari ulang tahun kabupaten tersebut ke 58 Tahun.

HUT ke-58, Aktivis Nilai Masih Banyak Masalah yang Harus Diselesaikan Pemkab Bulukumba
Portal tribun-timur.com (makassar.tribunnews.com) kini 500 ribu lebih visitors. Terima kasih. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Aktivis Kabupaten Bulukumba, Asdar Sakka menyampaikan selamat hari ulang tahun kabupaten tersebut ke 58 Tahun.

D iusia tersebut, Asdar mengungkap bahwa sejumlah permasalahan yang harus ditangani Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan aparat kepolisian dan aparat hukum lainnya.

Salah satunya masalah uang bonus kepada ratusan tenaga kerja PT Lonsum yang sudah diberhentikan oleh pihak menajmen.

Selanjutnya tidak tersedianya irigasi di Desa Tibona sehingga warga di daerah itu sudah tujuh tahun menderita dan sebagian merantau ke Malaysia karena tidak bisa bersawah.

Pembangunan gedung DPRD dan Jembatan Muara Bialo yang tidak rampung. Padahal pembangunan proyek tersebut dikerjakan tahun 2017 lalu dengan menggunakan anggaran miliaran rupiah.

Maraknya penambang ilegal yang makin mengancam area perumahan warga di sejumlah tempat termasuk di kecamatan Ujung Loe.

"Dan yang lebih parah maraknya penggunaan narkotika di kalangan pemuda. Pada hari ulang tahun ke 58 ini, Pemkab Bulukumba, masyarakat, polisi, Lonsum dan Kejaksaan harus bekerja keras menyelesaikan PR itu," kata aktivis Forum Komunikasi Pemuda dan Pelajar (FKPP) Bulukumba Asdar Sakka, Senin (5/2/2018).

Masalah hukum lainnya ada tiga DPO Polisi dan Kejari Bulukumba yang sampai saat ini belum berhasil ditangkap. Kasus tersebut adalah kasus korupsi.

Hari ini puncak HUT Bulukumba ke 58 Tahun dan peringatan tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.(*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved