Wisman Malaysia dan Singapura Masih Dominasi Kunjungan ke Sulsel

Secara kumulatif (Januari-Desember 2017), jumlah kunjungan wisman ke Sulawesi Selatan mencapai 17.719 kunjungan

Wisman Malaysia dan Singapura Masih Dominasi Kunjungan ke Sulsel
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Nursam Salam memaparkan kinerja ekspor impor Sulsel selama 2017 di kantor BPS Sulsel Jl H Bau Makassar, Senin (15/1/2018) Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis data neraca perdagangan Sulawesi Selatan mengalami defisit sebesar US$ 22,42 juta di tahun 2017. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Sulawesi Selatan melalui pintu Makassar pada Desember 2017 mencapai 1.689 kunjungan.

"Jumlah wisman tersebut naik sebesar 11,71 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada bulan November 2017 yang mencapai 1.512," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Nursam Salam pada pres rilis di kantor BPS Sulsel, Kamis (1/2/2018).

Meski akhir tahun lalu jumlah kunjungan wisman ke Sulsel meningkat, namun Nursam menyebut jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016, justru terjadi penurunan sebesar 12,98 persen.

Sementara itu, secara kumulatif (Januari-Desember 2017), jumlah kunjungan wisman ke Sulawesi Selatan mencapai 17.719 kunjungan atau meningkat 5,08 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang berjumlah 16.862 kunjungan.

Dari keseluruhan wisatawan yang berkunjung ke Sulsel, Nursam mengungkapkan bahwa wisman asal Malaysia dan Singapura masih mendominasi.

Untuk Desember 2017 saja, sebanyak 1.046 wisman asal Malaysia dan 102 wisman Singapura datang ke Sulsel.

"Selain Wisman Malaysia dan Singapura, beberapa negara lain yang mendominasi kunjungan ke Sulsel seperti India, Jerman, Filipina, Inggris, Perancis, dan Belanda," ungkap Nursam. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help