Peduli Gizi Buruk, Unhas Terbangkan Dokter dan Bantuan ke Asmat Papua

Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar turut prihatin atas Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi di Agats

Peduli Gizi Buruk, Unhas Terbangkan Dokter dan Bantuan ke Asmat Papua
HANDOVER
Suasana rapat mengatasi KLB gizi buruk di Agats Asmat Papua di Ruang Rapat Rektor Unhas, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kamis (1/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar turut prihatin atas Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi di Agats Kabupaten Asmat Papua.

Unhas pun akan ikut membantu pemerintah Indonesia untuk mengatasi KLB gizi buruk tersebut. Jenis dan waktu pemberangkatan bantuanpun dibahas dalam Rapat Khusus yang digelar di Ruang Rapat Rektor Unhas, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kamis (1/2/2018).

Rapat dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Kerja Sama Prof dr Budu. Hadir diantaranya Prof dr Idrus Paturusi, Prof Nurpudji Astudi, Prof Razak Thaha, Dr Junaedi, Dr Aminuddin, Prof Zulkarnain (Dekan FKM), Dr Ariyanti Saleh (Dekan Keperawatan), Prof drg Bahruddin Thalid M Kes (Dekan FKG) dan Prof La Ode Asrul MP (Ketua LPPM Unhas).

Adapun rapatnya kata Kepala Unit Humas dan Protokoler Unhas Ishaq Rahman, membahas persiapan untuk penerbangan tim kemanusian yang akan membantu menangani persoalan gizi buruk yang sedang melanda Distrik Agats Asmat Papua.

"Tim Unhas direncanakan bukan saja datang memberi bantuan pada saat sekarang ini, tetapi Unhas akan melakukan bantuan yang sistemik, terintegrasi, dan berkelanjutan,” kata Prof Budu.

Adapun tim yang diberangkatkan yaitu terdiri dari tenaga media dan tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dengan berbagai keahlian (antara lain gizi, anak, bedah, penyakit dalam, kebidanan, dan gigi).

Juga akan diturunkan tenaga perawat yang akan membantu di lapangan. Tim pertama sebanyak sembilan belas orang rencananya akan diturunkan pada tanggal 8 Februari 2018.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help