Tambang Ilegal di Desa Balong Beroperasi Lagi, Begini Reaksi DPRD Bulukumba

Padahal, tambang galian C tersebut sebelumnya sudah ditutup Satuan Tugas (Satgas) penertiban tambang ilegal.

Tambang Ilegal di Desa Balong Beroperasi Lagi, Begini Reaksi DPRD Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Pemkab Bulukumba melakukan peninjauan terkait aktivitas tambang pasir, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG LOE - Tambang ilegal di Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali beroperasi.

Padahal, tambang galian C tersebut sebelumnya sudah ditutup Satuan Tugas (Satgas) penertiban tambang ilegal.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bulukumba H Patudangi Azis mengatakan, aktvitas tambang ilegal tersebut dapat merusak lokasi perkebunan warga.

Kondisi itu disaksikan langsung oleh Patudangi, setelah menghadiri Musrenbang di desa tersebut, Senin (29/1/2018).

Baca: Status Terkatung-katung, Honorer K2 Bulukumba Ancam Berhenti

"Selain itu, aktivitas pertambangan ilegal itu juga dapat merusak irigasi," katanya.

Patudangi menyayangkan lokasi tambang ilegal yang beroperasi kembali.

Patudangi Azis berencana menyampaikan aktivitas tambang ilegal itu ke pimpinan DPRD Bulukumba untuk ditindaklanjuti. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved