Buron Selama 2 Tahun, Terpidana KUR Fiktif Tellulimpoe Sinjai Ditangkap di Jeneponto

Arsyad pernah menghilang dari pemanggilan Kejari Sinjai setelah divonis sebagai pidana penjara tahun 2016 lalu.

Buron Selama 2 Tahun, Terpidana KUR Fiktif Tellulimpoe Sinjai Ditangkap di Jeneponto
Samsul Bahri/Tribun Timur
DPO Kejari Sinjai Arsyad Manroyo bersama aparat Kejari Sinjai.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI--- Kejaksaan Negeri Sinjai, Sulawesi Selatan bersama Kejari Jeneponto mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif Unit Tellulimpoe bernama Arsyad Manroyo.

Arsyad pernah menghilang dari pemanggilan Kejari Sinjai setelah divonis sebagai pidana penjara tahun 2016 lalu.

Sebelumnya dia diproses hukum karena mencairkan dana KUR untuk warga di kecamatan tersebut, tetapi tidak diserahkan kepada warga yang berhak menerimanya.

" Pada pukul 10.00 Wita, Kejari Sinjai dibawah kepemimpinan Kajari Sinjai Bapak Noer Adi dibantu Kejari Jeneponto berhasil mengamankan DPO perkara korupsi sejak Tahun 2016 kasus penyaluran KUR BRI Tahun 2012-2013," kata Kasi Intel Kejari Sinjai Hari Surachman.

Arsyad Marnroyo (56)
terpidana dieksekusi berdasarkan putusan MA No: 395 K/Pid.Sus/2016 dengan pidana penjara selama 3 tahun, denda sebesar Rp 100jt jika tidak dibayar diganti kurungan empat bulan, masa penahanan yan telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Sebelumnya sempat akan dieksekusi oleh Kejari Sinjai. Namun selalu gagal. Dan diawal Tahun 2018 dengan melalui pendekatan persuasif kekeluargaan dari Tim eksekutor yag dipimpin Kasi Pidsus Kejari Sinjai Hari Surachman.

Sore ini DPO Arsyad Manroyo sedang dibawa oleh Tim Eksekutor Kejari Sinjai ke Lapas Makassar. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved