TribunTimur/

Pilkada Enrekang 2018

Coklit Data Pemilih di Perbatasan, KPU Enrekang Temukan Ini

Sudah sepekan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang melaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

Coklit Data Pemilih di Perbatasan, KPU Enrekang Temukan Ini
Muh.Asiz Albar/tribunenrekang.com
Petugas dari KPU Enrekang saat melakukan Coklit data pemilih di rumah warga 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Sudah sepekan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang melaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

Berbagai temuan pun mereka dapatkan di lapangan.

Di antaranya, adanya tujuh warga Enrekang di daerah perbatasan yang justru memliki KTP Kabupaten Tanah Toraja.

Padahal, rumah mereka yang berada di Dusun Buasan, Desa Pana, Kecamatan Alla, masih masuk wilayah Kabupaten Enrekang.

Baca: Begini Kompaknya TNI-Polri Jaga Keamanan Pilkada Enrekang 2018

"Jadi saat Coklit di daerah perbatasan kita temukan ada empat rumah dengan tujuh orang calon pemilih yang justru punya KTP Tana Toraja, padahal mereka mau memilih di Enrekang," kata Komisioner KPU Enrekang, Haslipa kepada TribunEnrekang.com, Minggu (28/1/2018).

Menurut Haslipa, dengan kondisi pemilih seperti itu tujuh warga tersebut harus segera melakukan perubahan data administrasi kependudukannya agar tetap bisa memilih.

"Jadi kami akan tunggu perubahan administrasinya lalu, dicoklit ulang apalagi mereka memang ingin berusaha ubah datanya bulan ini," ujar Haslipa.

Haslipa berharap, semua warga yang sudah memenuhi syarat untuk memilih dapat terdata dan ikut berpartisipasi di Pilkada 2018.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help