TribunTimur/

Takalar Jadi Percontohan Kabupaten Layak Anak

Deklarasi bersama ditandai dengan penandatanganan komitmen daerah menuju KLA oleh Menteri PPPA RI, Yohana Susana Yambise.

Takalar Jadi Percontohan Kabupaten Layak Anak
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Deklarasi serentak Kabupaten Layak Anak (KLA) yang diikuti oleh sebelas Kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) dipusatkan di Kabupaten Takalar, Jumat (26/1/2018). 

TRIBUNTAKALAR.COM, TAKALAR - Deklarasi serentak Kabupaten Layak Anak (KLA) yang diikuti oleh sebelas Kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) dipusatkan di Kabupaten Takalar, Jumat (26/1/2018).

Deklarasi bersama ditandai dengan penandatanganan komitmen daerah menuju KLA oleh Menteri PPPA RI, Yohana Susana Yambise.

Bupati Takalar, Syamsari Kitta selaku tuan rumah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas penunjukan Takalar sebagai pusat lokasi deklarasi KLA.

"Saya bangga karena Takalar dipilij sebagai tempat digelarnya deklarasi ini, sehingga melalui momentum ini kami bertekad menjadi kabupaten percontohan KLA," ujarnya dalam rilis yang diterima TribunTakalar.com.

Dari ke sebelas kabupaten, terkhusus Takalar akan terus meminta bimbingan dan dukungan baik dari Pemprov Sulsel maupun Menteri PPPA RI, untuk implementasi program tersebur karena sangat bermanfaat. 

"Kita sadar bahwa di tangan anak-anak kitalah saat ini yang akan mewarnai hitam putihnya masa depan daerah dan masa depan bangsa kita," tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Abd Haris dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemprov berkomitmen untuk menciptakan anak-anak yang berkualitas, sehat dan jasmani. 

"Diharapkan melalui moment ini akan menjadi pengingat pelaksana pembangunan untuk menjadi Kota Layak Anak (KLA)," ujarnya.

Sedangkan Menteri PPPA RI, Yohana Susana Yambise dalam sambutannya mengatakan bahwa perempuan dan anak merupakan pilar yang penting  diperhatikan oleh PBB.

"Suatu negara belum dikatakan maju bilamana perempuan dan anak belum terlindungi, sebab investasi besar dari semua negara adalah perempuan dan anak karena mereka adalah penyelamat bangsa," ujarnya.

Hak anak adalah bersekolah, bermain, dekat dengan orang tua dan anak-anak harus punya akte kelahiran, serta menekankan bahwa urusan perempuan dan perlindungan anak menjadi urusan wajib.

Usai dekrasi bersama, Menteri PPPA RI didampingi Bupati Takalar dan para tamu undangan mengunjungi stand pameran produk kelompok Perempuan Takalar yang memamerkan kerajinan tangan dan produk makanan khas Takalar.

Para tamu dari luar Takalar juga diberikan cinderamata berupa miniatur phinisi, sebagai ucapan selamat datang serta dihibur dengan tari pa'dekko.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help