Iqbal Parewangi Hadiri Promosi Doktor Dosen UMI di Unhas

Dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Arfah Tjolleng menjalani ujian promosi doktor di Unhas

Iqbal Parewangi Hadiri Promosi Doktor Dosen UMI di Unhas
HANDOVER
Dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Arfah Tjolleng menjalani ujian promosi doktor di Universitas Hasanuddin (Unhas) 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Arfah Tjolleng menjalani ujian promosi doktor di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Jumat (26/1/2018)

Dalam promosi doktornya, istri dari almarhum Dosen Unhas Mansyur Semma ini mengangkat judul disertasi "Perlindungan Hak Asasi Manusia Bagi Pengungsi Internasional di Indonesia".

Ia menjelaskan tanggung jawab dari negara adalah melindungi hak dari warganya.

Jika tidak mampu warga negara akan menderita karena pelanggaran-pelanggaran hak pribadi mereka, pelanggaran tersebut memaksa mereka meninggalkan rumah bahkan negara mereka, dan mencari keamanan di negara lain.

Termasuk bagi mereka yang mengungsi di Indonesia patut mendapatkan perlindungan hak asasinya.

Lanjut dia, perlindungan pengungsi adalah tanggung jawab utama semua negara peserta konvensi 1951 tentang status pengungsi dan protokol 1967, serta negara yang tidak ikut konvensi tersebut secara hukum berkewajiban untuk melindungi pengungsi berdasarkan Konvensi 1951 dan Protokol 1967.

Konvensi tersebut mengingatkan untuk tidak melakukan diskriminasi untuk isu-isu seperti suku, agama atau negara asal. Negara penandatangan tidak menghukum para pengungsi negara secara tidak sah.

Puluhan tamu hadir di lantai tiga Fakultas Hukum Unhas di Ruangan Promosi Prof. Dr. Mr. Andi Zainal Abidin Farid, di antaranya Anggota DPD RI AM Iqbal Parewangi dan Mantan Ketua KPID Sulsel Azwar Hasan tampak hadir.

Adapun mereka promotor, kopromotor dan para penyanggah yang melakukan sanggahan, yaitu, Prof. DR. Alma Manuputty SH., MH. (promotor), Prof. DR. Muhammad Ashri, SH,. MH (Kopromotor), Prof. DR. Aswanto SH., M.SI., DFM (Kopromotor) DR. H. Sulbandana SH., MH. (penguji eksternal), Prof. DR. Abdul Razak, SH., MH. (penguji) Prof. DR. Muhammad Syamsuddin Noor, SH., MH. (Penguji), Prof. DR. Irwansyah SH., MH. (Penguji), DR. Abdul Maasba Magassing SH., MH. (Penguji) dan DR. Marthen Napang SH., MH. (Penguji).

Setelah mempertimbangkan jawaban atas pertanyaan dan keberatan Tim Penguji dalam Sidang Ujian Promosi Doktor, Arfah Tjolleng dinyatakan lulus dan diberi gelar Doktor Bidang Hukum dengan segala hak dan kewajiban yang melekat atas gelar tersebut. Arfah dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

"Alhamdulilah apa yang saya raih ini berkat dukungan dan doa keluarga dan para sahabat, " katanya dengan haru.

Ia menyebutkan sengaja ia mengangkat tema tentang RAS itu guna memperdalam lagi nilai-nilai kebersamaan, kekompakan serta rukun antar masyarakat yang ada di Indonesia, berbagai suku adat dan bahsa namun tetap satu.(*)

Penulis: Saldy
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help