Tersingkir dari Liga Champions Asia, 4 Keuntungan yang Didapat Bali United

Bali United harus gigit jadi dan kalah dari Chiangrai United pada fase penyisihan ronde 2 Liga Champions Asia 201

Tersingkir dari Liga Champions Asia, 4 Keuntungan yang Didapat Bali United
Handover
Bali United harus gigit jadi dan kalah dari Chiangrai United pada fase penyisihan ronde 2 Liga Champions Asia 2018, Selasa (23/1/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM-- Bali United harus gigit jari dan kalah dari Chiangrai United pada fase penyisihan ronde 2 Liga Champions Asia 2018, Selasa (23/1/2018).

Bermain di Stadion Singha, Chiang Rai, Thailand, skuat Serdadu Tridatu kalah tipis 1-2 dari Si Kumbang, julukan Chiangrai United.

Baca: Boyong 18 Pemain, PSM hanya Bawa Dua Pemain Asing Hadapi Persib

Gol Chiangrai United dicetak oleh Akarawin (95') dan Pathomphon Charoenrattanaphirom (105').

Sedangkan gol Bali United dicetak oleh Ilija Spasojevic (116').

Pemain Bali United berlatih
Pemain Bali United berlatih (YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM)

Hasil tersebut memaksa langkah Bali United terhenti dari asa untuk tampil di Liga Champions Asia 2018.

Namun, siapa sangka dari kekalahan tersebut Bali United masih memiliki keuntungan yang lain.

1. Tantangan lebih sulit tiba jika Bali United menang atas Chiangrai United.

Klub kebanggaan Pulau Dewata itu harus jauh-jauh bertandang ke China dan menghadapi runner-up Liga Super China, Shanghai SIPG.

Belum lagi jika nantinya bersua klub tangguh asal Asia Timur.

2. Bali United secara otomatis akan tampil di Piala AFC. Peluang untuk menjadi juara lebih terbuka pada kasta kedua kompetisi antar klub Asia.

Ilija Spasojevic memamerkan jersey Bali United usai teken kontrak didampingi CEO BU Yabes Tanuri dan agennya Gabriel Budi Liminto.
Ilija Spasojevic memamerkan jersey Bali United usai teken kontrak didampingi CEO BU Yabes Tanuri dan agennya Gabriel Budi Liminto. (@baliunitedfc)

3. Di Piala AFC, Bali United tak akan bertemu tim dari negara yang berperingkat 1-6 Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

Pasukan Widodo Cahyono Putro akan bersua klub-klub dari negara yang relatif lebih seimbang seperti Maladewa, Bangladesh, India dan negara Asia Tenggara lainnya.

4. Langkah Johor Darul Takzim pada 2015 berpeluang untuk diikuti Bali United.

Tampil di Piala AFC, klub Malaysia itu justru menjadi jawara.

Editor: Ardy Muchlis
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved