Polsek Pallangga Tangkap Tiga Penambang Ilegal di Bontoramba

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan ketiganya ditangkap karena melakukan penambangan tanpa izin.

Polsek Pallangga Tangkap Tiga Penambang Ilegal di Bontoramba
Handover
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Tiga pelaku penambang ilegal di Dusun Bontocinde, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Gowa, diamankan Polsek Pallangga.

Ketiganya yakni RN (46) sebagai pemilik lahan, BS (45) pengawas alat, dan ST (47) sopir.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan ketiganya ditangkap karena melakukan penambangan tanpa izin.

"Dasar laporan Nomor 4 2018 tanggal 9 Januari 2018. Jadi RN ini punya lahan dan dia sewakan. Per satu ret itu dia sewakan Rp 80 ribu dengan muatan 60 kubik tanah merah," ujarnya.

Dadi hasil interogasi, uang sewa Rp 80 ribu dibagi ke pemilik lahan Rp 30 ribu dan sisanya ke LKMD sebagai retribusi.

Namun pihak kepolisian tidak mengetahui uang retribusi itu masuk ke kantong siapa.

"Saat ditangkap mereka baru melakukan aktivitas tambang selama tiga hari," lanjut Shinto.

Dari penangkapan itu diamankan barang bukti satu unit Eskapator merek Hiyun Day warna kuning dan satu unit mobil truk dyna mitsubishi Canter warna kuning No. Pol-DD-8023-LF

Ketiganya kini disangkakan Pasal 158 subs pasal 161 UU RI. No.4 tahun 2009 tentang Pertambangan mineral dan batu bara, ancaman hukuman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 M.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help