Jadi Pemicu Banjir, Suardi Saleh Minta Satker Ubah Desain Perencanaan RKA

Seharusnya pihak Satker RKA membuat desain perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi yang ada di lingkungan masyarakat.

Jadi Pemicu Banjir, Suardi Saleh Minta Satker Ubah Desain Perencanaan RKA
akbar/tribunbarru.com
Bupati Barru, Suardi Saleh 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Bupati Barru, Suardi Saleh meminta satuan kerja (satker) mengubah desain atau model perencanaan proyek Rel Kereta Api (RKA) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu disampaikan Suardi Saleh saat ditemui TribunBarru.com di Kantornya Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulsel, Rabu (24/1/2018).

"Kami sudah minta ke pihak Satker agar mengubah kembali desain perencanaan terhadap proyek RKA," katanya. Ia menilai, desain proyek RKA saat ini salah sehingga memicu terjadinya genangan atau banjir di lingkungan masyarakat.

"Salah satu dampak terjadinya banjir karena desain proyek RKA yang salah. Makanya saya suruh Satker ubah itu (desain)," tuturnya. Ia mencontohkan banjir yang terjadi beberapa hari lalu di Desa Ajjakkang, Kecamatan Soppeng Riaja.

Baca: Bupati Barru Mediasi Dialog Pemindahan Kuburan yang Akan Dilalui Rel Kereta Api

Baca: Proyek Kereta Api Barru Gusur 809 Kuburan, PMII Unjuk Rasa

"Seperti di Desa Ajjakkang, dulu di sana tidak pernah tergenang air tapi sekarang sudah lima kali kena banjir. Makanya Kita harus segera ubah desainnya. Itu sangat perlu diperhatikan, tidak boleh kita membiarkan masyarakat merasakan dampak buruk seperti itu," katanya.

Seharusnya, lanjut Suardi, pihak Satker RKA membuat desain perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi yang ada di lingkungan masyarakat. Sehingga proyek RKA berjalan lancar tanpa menimbulkan permasalah ke masyarakat sekitar.

Mantan kepala PU Pinrang itu pun meminta pihak Satker untuk segera mempresentasikan desain RKA yang baru. "Minggu ini mungkin sudah ada desainnya dari Satker dan saya minta untuk segera dipresentasikan sebelum direalisasikan lagi," tambahnya.(*)

Penulis: Akbar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help