Tiga BUMN Ini Bantu Korban Gizi Buruk di Asmat Papua

bantuan tersebut untuk meringankan beban masyarakat akibat gizi buruk dan penyakit, yang saat ini tengah melanda Kabupaten Asmat.

Tiga BUMN Ini Bantu Korban Gizi Buruk di Asmat Papua
HANDOVER
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), PT Pertamina, dan PT PLN memberikan bantuan kepada para korban bencana gizi buruk dan penyakit di Kabupaten Asmat, Papua dalam program "BUMN PEDULI BENCANA". 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), PT Pertamina, dan PT PLN memberikan bantuan kepada para korban bencana gizi buruk dan penyakit di Kabupaten Asmat, Papua dalam program "BUMN PEDULI BENCANA".

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung dalam rilisnya, Senin (22/1/2018) menuturkan, bantuan tersebut untuk meringankan beban masyarakat akibat gizi buruk dan penyakit, yang saat ini tengah melanda Kabupaten Asmat.

“Adapun bantuan yang diberikan Pelindo 4, yaitu berupa 500 paket. Masing-masing paket berisi mie instan, sembako, makanan, bubur, susu balita, dan selimut,” kata Doso.

Menurutnya, bantuan yang diberikan itu merupakan bantuan tahap awal untuk tanggap darurat atas bencana yang terjadi di Asmat. Pelindo 4 lanjut Dirut, akan terus memberikan bantuan secara berkelanjutan dan bertahap sambil terus melakukan evaluasi.

Selain bantuan makanan, Pelindo 4 juga memberikan bantuan dengan mengirimkan tim dokter untuk mengobati penyakit yang berkembang di wilayah tersebut.

“Melalui tim dokter, kami juga melakukan imunisasi serta penyuluhan kesehatan tentang gizi buruk dan hidup sehat,” katanya.

Dia berharap, dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan para tenaga medis itu, kondisi bencana seperti yang terjadi saat ini dapat dihindari di masa yang akan datang.

“Pelindo 4 berupaya membantu bencana di Asmat, dengan mengatasi secara tuntas baik pengobatan maupun pencegahannya,” katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help