Ini Penjelasan Kepala BKPSDM Bulukumba Soal Pengangkatan Honorer K2

Aksi protes tersebut dikarenakan beberapa rekan mereka sesama honorer K2 telah diangkat menjadi PNS beberapa tahun lalu.

Ini Penjelasan Kepala BKPSDM Bulukumba Soal Pengangkatan Honorer K2
firki/tribunbulukumba.com
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, Andi Ade Ariadi 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, Andi Ade Ariadi, konfirmasi kedatangan sejumlah honorer kategori dua (K2) di kantor Bupati Bulukumba, Senin (22/1/2018).

Sebelumnya sejumlah honorer K2 lingkup Pemda Bulukumba, menyambangi kantor bupati untuk mempertanyakan pengangkatan mereka menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Aksi protes tersebut dikarenakan beberapa rekan mereka sesama honorer K2 telah diangkat menjadi PNS beberapa tahun lalu.

Saat dikonfirmasi, Andi Ade membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, memang telah dilakukan pengangkatan honorer K2 beberapa tahun lalu, dari jumlah 781 data, hanya 241 yang terakomodir.

Andi Ade menambahkan, ratusan honorer K2 yang tidak lolos, disebabkan karena berkasnya belum lengkap.

"Yang diakomodir jadi PNS sebanyak 241 orang. Ada dari swasta 176 orang yang memang tidak bisa terakomodir. Sisanya sekitar 300 lebih belum terakomodir sampai sekarang," jelas Andi Ade.

Selain itu, sistem pendaftaran online K2 juga telah tertutup, dan hingga saat ini belum ada regulasi yang mengatur adanya penerimaan K2 menjadi PNS.

"Berkas K2 yang tidak lolos itu karena belum ada surat pernyataan tanggung jawab mutlak yang ditandatangani bupati," jelas Ade.

Hal tersebut, lanjut Ade, karena Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan tidak menandatangani terlebih dahulu sebelum menyerahkan ke Bupati.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved