Pelaku Pencabulan Siswa di Makassar Terancam 5 Tahun Penjara

Pelaku pencabulan siswa di Makassar, Basri (29) diancam dengan hukuman penjara paling cepat 5 tahun penjara.

Pelaku Pencabulan Siswa di Makassar Terancam 5 Tahun Penjara
SANOVRA JR/TRIBUN TIMUR
Basri (30) tersangka penculikan siswi SD berada dibalik jeruji penjara di Polres Pelabuhan, Jl Ujung Pandang, Makassar, Sabtu (20/1). Basri yang berprofesi sebagai Satpam di Pelabuhan Soekarno Hatta ini tidak hanya menculik korban namun mencabuli korban selama 4 hari. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaku pencabulan siswa di Makassar, Basri (29) diancam dengan hukuman penjara paling cepat 5 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Kota Makassar, Akp Rustian Effendi mengaku pelaku terancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

"Pelaku ini sudah resmi kami tahan, setelah diperiksa penyidik" kata Rustian saat ditemui di kantor Polres Pelabuhan Kota Makassar, Sabtu (20/1/2018).

Sebelumnya Basri, oknum security bejat ini ditangkap tim Resmob Polda Sulsel di pos gerbang masuk Pelabuhan Sokarno Hatta Makassar, Jumat (19/1) sore.

Basri diamankan karena mencabuli K (12) siswa yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) di kamar kosannya di kompleks PU, Jl Tarakan, Makassar.

Korban dinyatakan hilang setelah dia pulang sekolah, Selasa (16/1/2018). Saat itu, Basri diduga mengikuti korban lalu menawari korban ke kos pelaku.

Kanit PPA Polres, IPDA Tumiar Butarbutar mengaku pasal yang disangkakan adalah UU nomor 17.

"Jadi undang-undang nomor 17 tahun 2016, pada Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2, pelaku mengiming-iming korban dan mencabuli korban," jelas Tumiar. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help