TribunTimur/

Pilkada Serentak 2018

Komisioner Bawaslu RI Sebut Politik Uang Tak Mudah Diberantas

"Perbuatan politik uang bukan cuman memberikan tapi menjanjikan uang karena mempengaruhi pemilih," katanya.

Komisioner Bawaslu RI Sebut Politik Uang Tak Mudah Diberantas
MUH ABDIWAN/TRIBUN TIMUR
Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Petta Lolo 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Komisioner Bawaslu RI, Ratna Dewi Petta Lolo mengungkapkan politik uang tak mudah diberantas.

"Politik uang itu tak mudah diberantas karena Pemilu bukan transaksi, maka kita anggap itu adalah pelanggaran berat maka sampai pada sanksi diskualifikasi," katanya dalam Sosialisasi Tata Cara Penanganan Pelanggaran di Hotel Grand Clarion Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Jumat (19/1/2018).

Ia menjelaskan perbuatan politik uang adalah perbuatan menjanjikan dan memberikan.

Baca: Bawaslu RI: Jika Temukan Hal Menyimpang, Segera Lapor!

"Perbuatan politik uang bukan cuman memberikan tapi menjanjikan uang karena mempengaruhi pemilih," katanya.

Tak hanya itu, mantan ketua Panwaslu Palu Sulawesi Tengah ini mengatakan
Bawaslu memeriksa proses bukan hasil.

"Jika perbuatan itu melebihi jumlah 50 persen lebih dari jumlah kabupaten/kota," katanya. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help