Polemik Pembangunan SDN 155 dan SMPN 5 Lembang, Ini Penjelasan Kadiknas Pinrang

Kedatangan massa tersebut menuntut kejelasan pembangunan SDN 155 dan SMPN 5 Lembang.

Polemik Pembangunan SDN 155 dan SMPN 5 Lembang, Ini Penjelasan Kadiknas Pinrang
hery/tribunpinrang.com
Kepala Dinas Dikbud Pinrang, Andi Rudy Hamid hadir menerima aspirasi para demonstran. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

 TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Ratusan demonstran yang tergabung dalam Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (KPMP) dan Aliansi Masyarakat Pegunungan mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) di Jl Gatot Subroto, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Selasa (16/1/2018).

Kedatangan massa tersebut menuntut kejelasan pembangunan SDN 155 dan SMPN 5 Lembang.

Kepala Dinas Dikbud Pinrang Andi Rudy Hamid hadir menerima aspirasi para demonstran.

Ia mengatakan, SDN 155 Lembang memang masih dalam tahap pengerjaan.

"Kami mulai mengerjakan pada 2017 dan itu belum selesai," tuturnya.

Selain itu, kata Rudy, masih ada 3 SD di Lembang yang akan dikerjakan untuk tahun 2018 ini.

"Pemerataan pembangunan dalam pendidikan tetap kami akan lakukan. Tidak ada istilah pilih kasih," ujarnya.

Terpisah, konsultan pengerjaan dua sekolah tersebut, Ir Herman menjelaskan, secara teknis pengerjaan SDN 155 itu sudah selesai. Bahkan anggaran sudah diserahkan ke kontraktor 100 persen.

"Jadi jika ada persoalan uang, termasuk dalam hal gaji. Berarti itu urusan antara kontraktor dan tukang," jelasnya.

Namun, pihak Dinas Dikbud Pinrang tidak serta-merta lepas tangan melihat problem itu.

"Kami sudah enam kali menghubungi kontraktor agar segera membayar gaji tukang yang nominalnya mencapai Rp 19 juta itu. Dan kontraktor berjanji akan segera menepati itu," jelasnya.

Untuk problem Ruang Kelas Baru (RKB) SMPN 5 Lembang yang ditempatkan di lapangan, lanjut Herman, hal itu dilakukan dengan alasan stabilitas tanah.

"Jadi penentuan lokasi harus memperhatikan stabilitas tanah," pungkasnya.

Pekerjaan SMPN 5 Lembang memang belum rampung dan diperpanjang hingga 28 Februari 2018.

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help