Majdah Pimpin Shalawatan Depan Agus di Maulid Akbar An Nahdlah, Suaranya Bikin Santri Kagum

5000 kursi yang disediakan panitia di lorong areal ponpes tak menampung jamaah, Gurutta Sanusi Baco Salam Sulsel bAgus

Majdah Pimpin Shalawatan Depan Agus di Maulid Akbar An Nahdlah, Suaranya Bikin Santri Kagum
dok.tribun
Dr Majdah memejamkan mata saat melantukan Shalawat di depan Agus Arifin Nu`mang dan Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco serta ribuan jamaah Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Maulid Akbar Pondok Pesantren An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam, dihadiri ribuan orang.

Maulid bersama warga itu digelar di sekitar gedung pesantren, Jl Sibula Dalam, Layang, Makassar.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang hadir bersama istri, Dr Majdah Muhyiddin Zain.  Ketua Muslimat Nahaltul Ulama (NU) Sulsel ini mengenakan seragam serba putih, sementara Agus yang juga Mustasyar NU Sulsel mengenakan kopiah hitam kemeja lengan panjang warna kuning emas.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang berdiri di samping Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco dan dai Nur Maulana di acara Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang berdiri di samping Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco dan dai Nur Maulana di acara Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam. (dok.tribun)

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Anre Gurutta Haji (AGH) Sanusi Baco Lc menyampaikan tausiah sambil duduk di kursi hingga pukul 23.00 wita, Minggu tengah malam.

Gurutta Sanusi Baco berdoa didampingi Ustad Nur Maulana di acara Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) tengah malam.
Gurutta Sanusi Baco berdoa didampingi Ustad Nur Maulana di acara Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) tengah malam. (dok.tribun)

Hadir juga dai Nur Maulana yang juga alumnus Ponpes An Nahdlah.

Sebelum Gurutta Sanusi ceramah, Madjah yang juga Ketua Forum Kajian Cinta Al Quran (FKCA) didaulat memimpin tim shalawatan dan melantunkan Asmaul Husna di atas panggung. Suara merdu Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) itu menggugah ribuan jamaah.

Dr Majdah Muhyiddin Zain memimpin Salawatan di acara Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam.
Dr Majdah Muhyiddin Zain memimpin Salawatan di acara Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam. (dok.tribun)

“Suara Bunda Majdah sangat merdu. Saya tidak sangka beliau bisa melantunkan shawalat dengan sangat merdu seperti itu,” ujar jamaah.

Jamaah membeludak di Jl Sibula Dalam, kompleks Ponpes An Nadhlah, Makassar, saat Maulid Akbar, Minggu (14/1/2018) malam.
Jamaah membeludak di Jl Sibula Dalam, kompleks Ponpes An Nadhlah, Makassar, saat Maulid Akbar, Minggu (14/1/2018) malam. (dok.tribun)

Panitia menyediakan 5000 kursi yang dijejer di lorong areal ponpes. Seluruh kursi terisi dan masih banyak jamaah yang berdiri.

Di sela acara, saat Gurutta Sanusi dan Agus berdiri, keduanya sempat memeragakan salam jempol.  Oleh tim Agus-Achmad Tanribali Lamo (TBL), gerakan tangan model seperti ini disebut Salam Sulsel bAgus. Salam ini diperkenalkan Agus sejak tahun 2016, ketika mulai menyatakan tekad maju sebagai kandidat gubernur dalam Pilgub Sulsel 2018.

Gurutta Sanusi Baco ajukan tanda jempol bersama Agus Arifin Nu`mang di depan ribuan jamaah di sela Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah di Jl Jl Sibula Dalam, Layang, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam.
Gurutta Sanusi Baco ajukan tanda jempol bersama Agus Arifin Nu`mang di depan ribuan jamaah di sela Maulid Akbar Ponpes An Nahdlah di Jl Jl Sibula Dalam, Layang, Makassar, Minggu (14/1/2018) malam. (dok.tribun)

Sebelumnya, Agus dijadwalkan menghadiri Maulid Akbar di Ponpes Ar Rahman DDI Galla Raya, Pangkep, Sabtu (13/1/2018) siang. Namun karena menjalani pemeriksaan kesehatan hingga pukul 15.30 wita, Agus tak bisa menghadiri maulid yang juga dihadiri Gurutta Sanusi Baco ini.

Karena tak bisa hadir, Agus mengirim pesan singkat ke Pimpinan Ponpes Ar Rahman DDI Galla Raya, AGH Abdullah Mahmud, “Assalami Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Pak Kiai, saya mohon maaf tidak bisa menghadiri undangan DDI Arrahman Galla Raya karena masih sementara mengikuti test kesehatan dan jiwa sebagai tahapan seleksi calon gubernur, diperkirakan baru selesai sek jam 15.00 wita Jadwal ini baru kami terima dari KPU hari Rabu tanggal 10/1. Sekali lagi kami mohon maaf dan Insya Allah semoga acara lain kami bisa hasir. Wass. Agus Arifin Nu'mang.”(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help