Pemilik Eskavator di Bulupatukku Sinjai Terancam 10 Tahun Penjara

Mereka melakukan aktivitas menambang di Bulupattuku Kelurahan Lamatti Rilau Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai.

Pemilik Eskavator di Bulupatukku Sinjai Terancam 10 Tahun Penjara
SAMSUL BAHRI
Kendaraan operasional eskavator dan mobil truk diamankan di Mapolres Sinjai. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Polres Sinjai, Sulawesi Selatan mengamankan satu unit eskavator tiga unit mobil truk milik Dg Mattata. Mobil tersebut sebagai kendaraan operasional pekerja tambang. Kendaraan tersebut dimankan karena menambang dengan cara ilegal.

Mereka melakukan aktivitas menambang di Bulupattuku Kelurahan Lamatti Rilau Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Sardan, mengatakan bahwa aksi penambang tersebut tidak memiliki izin tambang.

Alat tersebut diamankan ke Polres Sinjai bersama pemiliknya Dg Mattata untuk menjalani proses hukum selanjutnya. " Pemilik terancam hukuman 10 tahun penjara karena menambang secara ilegal," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Sardan, Minggu (14/1/2017).

Sebelum polisi mengamankan alat berat bersama pemiliknya, warga sekitar melaporkan aktivitas tersebut. Lalu polisi menuju lokasi dan menemui aktivitas pengusaha di daerah tersebut. Menurut warga sekitar bahwa aktifitas Dg Mattata sudah lama beroprasi di daerah tersebut. Namun baru ketahuan oleh petugas polisi.

Atas aksi Daeng Mattata, dia terancam hukuman 10 tahun penjara karena melakukan penambangan secara ilegal. Sedang statusnya sebagai tersangka dalam penambangan ilegal tersebut.

Saat ini polisi juga sudah berkordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Energi Sinjai untuk melakukan pengecekan lapangan berkaitan koordinat lokasi tambang.

Di Sinjai sejumlah aktifitas tambang dari sejumlah pengusaha mulai merugikan area pertanian warga. Diantaranya di Desa Puncak Kecamatan Sinjai Selatan. Lahan pertanian sawah warga tiap tahunnya hilang menjadi sungai karena aksi penambangan sejumlah pengusaha yang tidak tertib. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved