Longsor, Sudah Tiga Hari Jalan Poros Desa Bilanrengi Gowa Tertutup

Longsor yang terjadi di Dusun Tonrokombang, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa.

Longsor, Sudah Tiga Hari Jalan Poros Desa Bilanrengi Gowa Tertutup
Handover
Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Tonrokombang, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa. Ini mengakibatkan tertutupnya akses jalan penghubung utama Desa Bilanrengi ke Desa Sicini. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Longsor yang terjadi di Dusun Tonrokombang, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa.

Longsor ini masih menutup akses jalan utama desa tersebut hingga hari ini, Minggu (14/1).

Akibatnya kendaraan roda dua dan empat harus memutar dan menggunakan jalan alternatif lain.

Camat Parigi, Hartati yang dihubungi mengatakan saat ini pihak masyarakat dan pemerintah setempat membuat akses jalan darurat yang hanya bisa dilalui warga.

"Sudah tiga hari mi longsor, jadi kami bersama pihak TNI Polri dan masyarakat membuat dulu jalan yang bisa diakses warga. Tapi kalau kendaraan roda dua dan empat belum bisa," katanya.

Hal ini lanjut Hartati dikarenakan material longsor berupa batu besar yang sulit dipindahkan kecuali dengan alat berat.

Bahkan salah satu material batu yang jatuh melubangi aspal cukup dalam.

"Jadi sekarang masyarakat yang hendak membawa hasil perkebunan dengan kendaraan harus memutar ke arah Dusun Bongkitonro ke Balipi dan keluar ke Desa Jonjo. Lumayan jauhlah 1,5 Km memutar. Karena disana jalannya aspal," jelasnya.

Hartati pun berjanji akses jalan bisa kembali dilalui dua tiga hari kedepan.

"Saya sudah hubungi posko bencana Tagana, pak Bupati dan Dinas PU terkait ini. Semoga dua tiga hari kedepan bisa selesai dan dilalui kembali," tambahnya.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved