Penyelesaian Tiga Mega Proyek di Bulukumba Ini Diprediksi Molor

Padahal, proyek-proyek tersebut sudah diberikan perpanjangan kontrak selama 50 hari setelah batas perjanjian kontrak

Penyelesaian Tiga Mega Proyek di Bulukumba Ini Diprediksi Molor
firki/tribunbulukumba.com
Pembangunan IGD RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, salahsatu mega proyek yang diprediksi tidak selesai tepat waktu. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Penyelesaian tiga mega proyek di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), diprediksi molor.

Hal itu disampaikan Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bulukumba, Djunaedi Abdillah, beberapa waktu lalu.

Tiga proyek besar tersebut yakni, pembangunan jembatan muara sungai Bialo dengan anggaran sekitar Rp 10 miliar, pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bulukumba anggaran sekitar Rp 20 miliar, dan ruang Paripurna DPRD anggaran sekitar Rp 4,5 miliar.

Menurutnya, hingga saat masih ada beberapa bagian yang belum rampung.

Padahal, proyek-proyek tersebut sudah diberikan perpanjangan kontrak selama 50 hari setelah batas perjanjian kontrak berakhir tahun 2017 lalu.

“Tiga proyek besar yang menyeberang ini, saya rasa sulit selesai sesuai dengan jadwal,” katanya.

Sekadar informasi, tiga proyek besar tersebut sudah dilakukan perpanjangan kontrak pengerjaan selama 50 hari sejak 2017 lalu.

Meski demikian, dengan sisa kontrak pengerjaan yang diberikan tersebut, diprediksi masih sulit untuk diselesaikan tepat waktu.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help