Pilgub Sulsel 2018

Dosen Komunikasi UMI: Gubernur Sulsel Terpilih Nanti Harus Jujur dan Berjiwa Petarung

Peduli terhadap pembangunan SDM yang terkait hajat hidup orang banyak seperti Pendidikan, Kesehatan dan Keagamaan

Dosen Komunikasi UMI: Gubernur Sulsel Terpilih Nanti Harus Jujur dan Berjiwa Petarung
handover
Rayudaswati Budi, Dosen Ilmu Komunikasi UMI 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tak lama lagi, Sulawesi Selatan akan memiliki gubernur baru.

Empat pasang calonpun akan bertarung di pemilihan umum. Mereka adalah Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, Nurdin Halid-Aziz Qahar Muzakkar, Agus Arifin Nu'mang-Tanri Bali Lamo dan Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar.

Sejumlah harapan untuk pemimpin barupun datang dari berbagai kalangan. Tak terkecuali akademisi. Salah satunya Rayudaswati Budi Dosen Ilmu Komunikasi (Ikom) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Kepada tribuntimur.com, dosen Ikom yang diidolakam mahasiswa ini berharap pemimpin terpilih nanti ialah yang berjiwa petarung, bersih dan jujur.

"Adalah sebuah kebodohan bila memilih calon yang memiliki catatan hitam di masa lalu. Seperti terlibat tindak pidana korupsi, penggelapan uang negara dan tindakan tidak terpuji lainnya,"kata Rayudaswati.

Hal penting lainnya yaitu gubernur terpilih kemudian wajib memperhatikan potensi geografis Sulsel sebagai gerbang Indonesia Timur yang tentu butuh seorang nakhoda yang andal.

"Bukan hanya terfokus pada sektor pembangunan infrastruktur saja, tapi Gubernur Sulsel nanti juga butuh seorang pemimpin yang peduli terhadap pembangunan sosial kemasyarakatan (SDM) yang terkait hajat hidup orang banyak seperti Pendidikan, Kesehatan dan Keagamaan," ujarnya.

Selanjutnya Rayudaswati berharap pemilu 2018 berjalan lancar. (*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help