Tarian Kolosal Warnai Puncak Hari Perlawanan Rakyat Luwu Pekan Depan

Pementasan tarian kolosal ini dalam rangka membangkitkan kembali semangat perjuangan rakyat Luwu.

Tarian Kolosal Warnai Puncak Hari Perlawanan Rakyat Luwu Pekan Depan
chalik mawardi/tribunlutra.com
Sekda Luwu, Abd Mahfud 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Panitia peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-72 dan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-750 bakal mementaskan tarian kolosal.

Pementasan tarian kolosal ini dalam rangka membangkitkan kembali semangat perjuangan rakyat Luwu sekaligus menghidupkan kearifan lokal Tana Luwu.

"Dinas Pariwisata yang ingin mementaskan tarian kolosal pada puncak peringatan Hari Jadi Luwu patut kita apresiasi," ujar Sekda Luwu Abdul Mahfud, via rilisnya ke TribunLutra.com, Jumat (12/1/2018).

Baca: Drama Kolosal Perjuangan Sultan Hasanuddin Ramaikan HUT TNI AD di Makassar

Baca: Drama Kolosal Perjuangan Sultan Hasanuddin Meriahkan HUT TNI di Mamuju

Menurutnya, dengan adanya tarian kolosal tersebut, berarti semangat kearifan lokal hidup kembali. "Biar ada nuansa adatnya, karena kita ingin mengingat kembali bagaimana dahsyatnya perlawanan rakyat Luwu pada masa itu," katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Maghfirani Nassa, meminta agar tarian kolosal dilaksanakan saat puncak peringatan HPRL/HJL.

"Kita ingin menampilkan tarian kolosal pada saat hari H, namun kami harap tarian kolosal ini masuk di dalam rundown acara bukan pengisi kekosongan atau sekadar numpang lewat saja," katanya.

Rangkaian kegiatan peringatan HPRL/HJL mulai di Luwu Utara mulai tanggal 17-23 Januari, diawali dengan prosesi adat Kedatuan Luwu.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help