TribunTimur/

Pemkab Mamuju Relokasi Masjid Tertua, Segini Anggarannya

Ia menambahkan, bantuan dari Pemerintah Daerah hanya sebagai stimulan kepada masyarakat untuk dapat terus membantu

Pemkab Mamuju Relokasi Masjid Tertua, Segini Anggarannya
nurhadi/tribunsulbar.com
Relokasi pembangunan Masjid Al Quba Mamuju, di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, dimulai, Jumat (12/1/2017). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Relokasi pembangunan Masjid Al Quba Mamuju, di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, dimulai, Jumat (12/1/2017).

Hal itu ditandai dengan proses peletakan batu pertama oleh Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid, usai melaksanakan Salat Jumat.

Masjid Al Quba yang konon merupakan peninggalan KH. Muhammad Tahir atau Imam Lapeo, direlokasi dari posisinya saat ini berada di sudut Jl. Yos Sudarso, dipindahkan ke samping areal pembangunan Mall Maleo Town Square yang juga di Jl. Yos Sudarso.

Bupati Mamuju H.Habsi Wahid, saat menyampaikan sambutan pada acara peletakan batu pertama, mengungkapkan pihaknya telah menganggarkan sebesar Rp. 2 miliar khusus relokasi pembangunan Masjid tersebut.

"Anggaran ini akan direalisasi dalam dua tahap," kata Habsi, Jumat (12/1/2018).

"Masjid ini memang sudah waktunya untuk direhab total, karena sudah sangat tua dan tidak refresentatif lagi dengan jumlah penduduk. Apalagi pembangunan Masjid ini berada di samping mall, tentu akan kelihatan timpang kalau mall sudah megah tapi masjid kita tidak," ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan dari Pemerintah Daerah hanya sebagai stimulan kepada masyarakat untuk dapat terus membantu pembangunan masjid, sehingga kehadiran tempat ibadah yang nyaman akan lebih mudah.

Ketua Yayasan Mesjid Al Quba Herman Kasim, mengungkapkan rasa terimakasih kepada Bupati Mamuju atas batuan rekolasi tersebut.

"Adanya bantuan tersebut akan segera dapat dilakukan pembangunan Masjid Al Quba baru menggantikan bangunan lama yang termasuk Masjid tertua dalam kota Mamuju," tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help