Pilwali Parepare

Manuver Politik PBB di Parepare hingga Akhirnya Hanya Jadi Penonton

Partai Bulan Bintang menjadi salah satu partai yang sempat dilirik para Bakal Calon (Balon) Wali Kota Parepare.

Manuver Politik PBB di Parepare hingga Akhirnya Hanya Jadi Penonton
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Taqiuddin Djabar mendatangi PBB 

Laporan Wartawan Tribun Timur Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Partai Bulan Bintang menjadi salah satu partai yang sempat dilirik para Bakal Calon (Balon) Wali Kota Parepare.

Saat membuka penjaringan Balon Wali Kota Parepare sejumlah nama sempat mendaftar yakni Tasming Hamid, Yasser Latif, Faisal Andi Sapada, Taqiyuddin Djabbar hingga petahana Taufan Pawe.

Pada Bulan Oktober tepat di Hari Ulang Tahun ke 52 Taufan Pawe, PBB resmi memberikan usungannya di Villa pribadi Taufan di Suppa, Kabupaten Pinrang.

Setelah itu, PBB masuk dalam lingkaran partai pengusung petahana ini bersama PAN, Golkar dan PDIP.

Belakangan setelah munculnya Taqiyuddin Djabbar yang siap maju dan mengklaim empat kursi Demokrat, PBB menjadi partai pelengkap lima kursi sebagai syarat minimal mengusung Pasangan Calon (Paslon).

Di detik-detik terakhir pendaftaran Paslon, ternyata Taqiyuddin Djabbar tidak berhasil mengantongi kursi empat kursi Demokrat dan akhirnya gagal maju di Pilwali.

Kegagalan maju Taqiyuddin Djabbar ini berimbas juga pada PBB yang akhirnya tidak mengusung satu pun kandidat di Pilwali Parepare.

"Kita komitmen kemanapun Taqiyuddin Djabbar maka kita akan merapat kesana juga,"ungkap Ketua Desk Pilkada DPC PBB Parepare yang juga pemegang kursi tunggal PBB di DPRD.

Belakangan, PBB merapat ke pasangan Faisal Andi Sapada-Asriady Samad sebagai partai pendukung."Sudah ada keputusan dari DPP , kita jadi partai pendukung FAS-AS,”kata Ketua DPC PBB Parepare, Andi Lilling, Jumat (12/1/2018).(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help