Ketua APTISI Wilayah IX A Sulsel: L2Dikti Tak Boleh Menyusahkan Dosen dan Birokrasi Kampus

Nantinya, L2Dikti akan hadir di 34 Provinsi di Indonesia untuk melayani kebutuhan Perguruan Tinggi (PT).

Ketua APTISI Wilayah IX A Sulsel: L2Dikti Tak Boleh Menyusahkan Dosen dan Birokrasi Kampus
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Wakil Rektor V Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Dr H Maruf Hafidz SH MH

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rencana pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) mengganti Kopertis menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti), rupanya sudah berhembus sejak lama.

Kabar inipun sudah sampai ditelinga Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX A Sulsel Prof Dr Maruf Hafidz SH MH (dosen UMI).

Nantinya, L2Dikti akan hadir di 34 Provinsi di Indonesia untuk melayani kebutuhan Perguruan Tinggi (PT).

Namun kata kata Ma'ruf, sebelum akhirnya benar-benar diwujudkan oleh Kemenristek pada Maret nanti, L2Dikti masih perlu dijelaskan ke kampus tentang lembaga tersebut.

"Tapi bagi kampus dan akademis tentu perubahan ini diharapkan memperbaiki sistem jangan justru menyusahkan dosen dan birokrasi kampus," kata Ma'ruf. (*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help