Kadis PUPR Bulukumba Benarkan Pejabatnya Diperiksa Polisi

Namun, untuk kelanjutan hasil klarifikasi tersebut, ia mengaku belum mendapatkan informasinya.

Kadis PUPR Bulukumba Benarkan Pejabatnya Diperiksa Polisi
firki/tribunbulukumba.com
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Muhammad Amry 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bulukumba, Muhammad Amry, membenarkan adanya surat panggilan yang dilayangkan kepolisian kepada p ejabatnya terkait pembangunan jembatan muara sungai Bialo.

Hal itu disampaikannya kepada TribunBulukumba.com, saat ditemui di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Borong Manempa, Kamis (11/1/2018) kemarin.

"Memang surat panggilan klarifikasi itu dia perlihatkan ke saya. Jadi saya bilang silahkan kesana karena ini panggilan klarifikasi," katanya.

Namun, untuk kelanjutan hasil klarifikasi tersebut, ia mengaku belum mendapatkan informasinya.

"Untuk selanjutnya, saya tidak tahu perkembangannya," tambah Amri.

Kepala Satuan Reserese Kriminal (Satreskirim) Polres Bulukumba, melalui Kanit Tipikor, Bripka Muh Ali mengatakan, pihaknya memang telah menangani proyek jembatan sungai Bialo tersebut.

Dikatakan, saat ini pihaknya telah melakukan analisis dokumen.

Untuk itu, dilakukan pemanggilan klarifikasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA) dinas PUPR.

"Sementara kita analisa dokumennya, karena disana ada yang harus diperjelas, apakah keterlambatan itu kesalahan penyedia atau sebaliknya," jelas Bripka Muh Ali.

Sekadar informasi, sesuai kontrak, proyek pembangunan pondasi senilai Rp 10,5 miliar itu seharusnya sudah rampung 24 November 2017.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help