TribunTimur/

Film Silariang Cinta Yang (Tak) Direstui Segera Tayang, Bisma Karisma: Orang Makassar Wajib Nonton

film ini sangat berbeda dengan film Silariang yang lebih dulu tayang, meski mengambil kebudayaan yang sama.

Film Silariang Cinta Yang (Tak) Direstui Segera Tayang, Bisma Karisma: Orang Makassar Wajib Nonton
SUKMAWATI
Pemeran dan kru film Silariang Cinta Yang (Tak) Direstui saat berkunjung ke Tribun Timur, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Film Silariang Cinta Yang (Tak) Direstui produksi Inipasti Communika akan tayang 18 Januari 2018 di seluruh bioskop di Indonesia.

Film yang mengangkat kebudayaan dan kisah percintaan Sulawesi Selatan ini merupakan hasil kolaborasi tim dari Jakarta dan Makassar.

Sehingga pemainnya pun berasal dari dua kota tersebut. Di antaranya Bisma Karisma, Dewi Irawan, Andania Suri, Fhail Firmansyah dan talent asal Makassar lainnya.

Eksekutif Produser, Huri A Hasan mengatakan, film ini sangat berbeda dengan film Silariang yang lebih dulu tayang, meski mengambil kebudayaan yang sama.

"Jauh berbeda, kebudayaannya aja yang sama, dari dramanya, konfliknya sudah pasti berbeda," katanya saat berkunjung ke Tribun Timur, Jumat (12/1/2018).

Huri menambahkan, banyak pesan moral yang disampaikan dalam film ini. Salah satunya cinta itu tidak semudah dan segampang yang dipahami anak muda jaman sekarang.

Ia juga berharap orang Makassar antusias menonton film ini dan capai dua juta penonton.

Hal yang sama dikatakan Dewi Irawan, berperan sebagai perempuan bangsawan bugis ia sarankan orang Sulawesi serta seluruh masyakat Indonesia tonton film ini.

"Film ini merupakan sinema keluarga, dimana pesan moralnya sangat banyak. Soal cinta yang tak direstuai yang pada akhirnya memunculkan penyesalan. Hal ini juga restu orang tua khususnya ibu adalah segalanya, karena restu mereka ialah surga buat anak-anaknya," ujarnya.

Sementara Bisma Karisma dan Andania Suri mengatakan, film ini harus menjadi pelajaran bagi anak muda agar tak semudah itu ingin Silariang, karena tidak segampang yang dipikirkan.

"Wajib tonton pokoknya, baik anak muda maupun orang tua, kalau perlu tonton bersama keluarga lah," ujar Bisma.

Serta dua talent Makassar lainnya yakni Nurlela dan Fhail mengaku bangga dengan hadirnya film ini yang mengangkat budaya Bugis Makassar.

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help