Pilkada Enrekang 2018

Dua Parpol Ini Terancam Jadi Penonton di Pilkada Enrekang 2018

Manuver PKS menjadi sia-sia lantaran NasDem yang miliki tiga kursi justru menarik dukungan pada HM Amiruddin.

Dua Parpol Ini Terancam Jadi Penonton di Pilkada Enrekang 2018
muh aziz albar/tribunenrekang.com
Sekretaris Partai Bulan Bintang (PBB) Enrekang, Sampe Udin Padanrangi 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Dua Partai politik (Parpol), yakni PKS dan PBB terancam jadi penonton dalam Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Enrekang 2018.

Itu setelah kandidat usungan mereka gagal mencukupkan kursi koalisi untuk bisa bertarung di Pilkada 2018.

PBB yang memiliki satu kursi di DPRD dan meraih suara sah sebanyak 5815 suara di Enrekang pada Pemilu 2014 lalu mengusung wakil bupati, HM Amiruddin pada Pilkada 2018.

Sayangnya, HM Amiruddin gagal mencukupkan kursi setelah didetik akhir, NasDem yang sebelumnya telah mendukungnya berbelot ke pasangan Muslimin Bando dan Asman.

Begitu pula dengan PKS, keinginannya untuk mengusung paket Masrur-Hasanna Lawang juga terganjal oleh aturan persyaratan enam kursi yang ditetapkan KPU Enrekang untuk dapat bertarung di Pilkada 2018.

Baca: Parpol Masih Bisa Ubah Dukungan, Pilkada Enrekang Belum Pasti Kotak Kosong

Baca: Ogah Dukung MB-Asman, PBB Siap Menangkan Kotak Kosong di Pilkada 2018

PKS yang hanya memiliki tiga kursi di DPRD dan memiliki suara sah sebanyak 7129 suara pada Pemilu 2014 lalu pun, gagal menggaet Parpol lain untuk dapat mencukupkan kursi.

Didetik akhir menjelang pendaftaran, PKS sempat bermanuver dengan berkoalisi dengan PBB dan mengalihkan dukungan ke paket HM Amiruddin-Hasanna Lawang.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help