Beri Pendampingan Hukum, LBH Salewangang Tak Boleh Minta Imbalan

Sejak berdiri 2014 lalu, LBH memberi spirit kepada warga miskin. LBH tidak pernah menerima imbalan

Beri Pendampingan Hukum, LBH Salewangang Tak Boleh Minta Imbalan
ansaR
Direktur LBH Salewangang Maros periode 2017-2018, Muh Syahril (tengah) bersama 48 pengurusnya di Baruga kantor Bupati Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Pendiri LBH Salewangang Maros, Muh Ilyas Cika mengimbau kepada pengurus baru periode 2017-2018, supaya membantu warga miskin, tidak memiliki kekuasaan dan pengetahuan hukum.

"LBH berdiri untuk warga yang membutuhkan keadilan tapi tidak memiliki uang kekuasaan dan pengetahuan hukum. Itulah golongan warga yang wajib didampingi," kata Ilyas Cika, Jumat (12/1/2018).

Hal ini dikatakan Ilyas Cika saat melantik Direktur LBH Salewangang Maros periode 2017-2018, Muh Syahril bersama 48 pengurusnya di Baruga kantor Bupati Maros.

Klien yang berduit akan diurus oleh pengacara lainnya. Sejak berdiri 2014 lalu, LBH memberi spirit kepada warga miskin. LBH tidak pernah menerima imbalan.

Baca: Berebut Kursi Sekda Sulsel, Ini Kriteria dari Inspektorat

"Sejak berdiri, LBH tidak pernah meminta atau menerima imbalan apapun. Kita tidak boleh masuk ke lingkaran jadi pengacara kaya. Kita harus fokus membela warga miskin saja," katanya.

Selain bantuan hukum, LBH juga memberikan edukasi dan perhatian khusus kepada warga. Dia berharap, Pemkab bisa bekerjasama dengan LBH.

Selama ini, LBH telah mencetak pengacara tangguh dan sukses. Rata-rata alumni LBH kembali untuk membantu kader, khususnya anggaran.

Baca: Dosen Hukum Unhas Ini Nilai Sulsel Butuh Sosok Gubernur yang Pro Rakyat

"Saya sampaikan, LBH bukan tempat orang kaya untuk digratiskan. Jika orang bermobil, jangan digratiskan. Gratis itu, hanya untuk warga kurang mampu," katanya

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved