TribunTimur/

Pilwali Parepare

Taqiyuddin Gagal Maju Pilwali Parepare, Ini yang Dilakukan Rahmat Sjamsu Alam

Taqiyuddin Djabbar mengumpulkan tim relawan dan simpatisan di Hotel Bugis Parepare pasca gagal maju di Pilwali

Taqiyuddin Gagal Maju Pilwali Parepare, Ini yang Dilakukan Rahmat Sjamsu Alam
HANDOVER
Ketua DPC Demokrat Parepare. Rahmat Sjamsu Alam saat menghadiri Silaturahim Taqiyuddin Djabbar di Hotel Bugis. 

Laporan Wartawan Tribun Timur,Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Taqiyuddin Djabbar mengumpulkan tim relawan dan simpatisan di Hotel Bugis Parepare, pasca dirinya gagal maju di pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Parepare, Kamis (11/1/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Taqiyuddin Djabbar menyampaikan alasan dirinya dan dinamika politik sehingga dirinya batal maju di Pilwali Parepare 2018  ini. Hadir juga calon wakil yang rencana digandengnya, Andi Zulfadly Samad Thahir.

Dalam kegiatan Silaturahim Taqiyuddin Djabbar tersebut, turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Parepare, Rahmat Sjamsu Alam untuk ikut menenangkan para simpatisan dan relawan Taqiyuddin Djabbar.

Rahmat di hadapan puluhan simpatisan dan relawan Taqiyuddin menyampaikan permohonan maaf karena Demokrat memberikan usungan kepada kandidat lain.

"Itu sudah keputusan partai," terang Wakil Ketua DPRD Parepare ini.

Ato sapaan akrab Ketua DPC Demokrat tersebut mengungkapkan bahwa dirinya dari awal sudah berusaha bersama bapak Taqiyuddin Djabbar.

"Saya sudah menghubungi sejumlah petinggipartai (Demokrat) dan SBY saja yang tidak saya hubungi karena memang tidak memiliki kontaknya,"ujarnya.

Ia mengatakan, jangan berpikir Taqiyuddin Djabbar tidak berusaha."Jangan putus asa dan jangan pesimis. 5 kedepan Taqiyuddin Djabbar jadi Wali Kota Parepare,"tutur Ato.

Diluar konstalasi Pilkada Parepare, Demokrat Taqiyuddin sendiri satu gerbong di Pemilihan Gubernur. Demokrat mendukung IYL-Cakka, sementara Taiqyuddin selain karena kader Demokrat tetapi dirinya juga Ketua Tim Pemenangan IYL-Cakka di Parepare.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help